Friday, September 12, 2008

dan hari ini pun tiba ...


Untuk setiap kecantikan,
ada sepasang mata yang melihatnya..
Untuk setiap kebenaran,
ada sepasang telinga yang mendengarkannya..
Untuk setiap cinta,
ada hati yang menerimanya..

dan ingat, hanya karena seseorang tidak mencintaimu seperti cara yang kau inginkan, bukan berarti mereka tidak mencintaimu dengan segala yang mereka punyai..

_selamat ulang tahun 'nak..


sender :
Ayah
+6218138210****

sent :
11:16:43am
12.09.2008




Hmffh..hari ini datang..
Aku masih ingat postinganku tentang tulisan ulang tahun redaktur yang tinggal dilantai sembilan saat ulang tahun bulan februari lalu?
dia berkata, "cukup merayakan di hati de.."
dan rasanya, kini aku mengerti maksudnya..

jujur, aku sedikit takut dengan datangnya hari ini.. mengingat tahun kemarin merupakan tahun yang datangnya benar-benar aku sesali. dan tak ku kira takut itu benar-benar sangat menggerayangiku. untuk itu, untuk menghadapi hari ini aku sengaja menguatkan diriku dengan mengabadikan hari-hari sebelum hari ulang tahunku ini tiba.. jaga-jaga, untuk tidak lupa mengikhlasi apa yang ada.

ikhlas..

kemarin, aku merasakan kembali perasaan nyaman yang kemarin sempat hilang dariku..
perasaan nyaman bersama teman-teman yang aku sayang dan bersama keluarga yang aku cintai..
lucunya sesaat aku memejamkan mata untuk mengetahui apa aku bisa merasakan nyaman kembali ketika aku membuka mataku kembali?
dan, senang sekali saat ku tau nyaman itu benar-benar menyelimutiku dengan tertutup atau terbukanya mataku..

hmmff.. nyaman ini sepertinya mengembalikan aku yang dulu.. atau setidaknya mengingatkan sosokku yang dulu..

semalam ketika aku bersama kedua sahabatku itu, benar-benar hadiah yang terindah untukku. makan, jalan-jalan, shoping, (ya aku ga menampik senang juga dengan hadiah convers hijau sih, hehhehe..) tertawa, berbicara tentang segala hal yang terjadi, memberi ceramah, mengejek, semuanya menjamah pada malam itu.


Tuhan, aku senang saat malam kembali berputar, perasaan nyaman pun masih setia hadir untukku..
sampai pukul dua belas berdentingpun, nyaman masih mau menghangatkanku..
tak lupa satu persatu, teman baikku pun turut menjaga perasaan nyamanku dengan meramaikan kamarku dengan dentingan ringtone handphoneku..
aku senang..
aku senang dengan tibanya hari ini..

kendati ayah biologisku yang di jogja lupa akan datangnya hari ini pun tak apa-apa..
aku yakin beliau pasti punya alasan dan masih akan terus mencintaiku..

....

aku mengawali tulisan ini dengan menulis hadiah sms ulang tahun yang ayah berikan, begitu pula hari ini, aku mengawali hari ini dengan mengingat isi paragraf terakhir
sms ayah..


dan ingat, hanya karena seseorang tidak mencintaimu seperti cara yang kau inginkan, bukan berarti mereka tidak mencintaimu dengan segala yang mereka punyai...

sama halnya fotograferku yang juga merayakan hari ulang tahun istrinya hari ini!
aku yakin gambar monyet yang dibuatnya dan di save di screen saverku itu merupakan hadiah darinya.. (walaupunku yakin, bila gambar monyet itu di ganti dengan gambar diriku, pasti jauh lebih indah..)


dari semua episode yang terjadi di bulan september ini, satu yang harus aku tekankan, aku harus ikhlas dengan semua.
bila tahun depan aku tak bisa merasakan perasaan nyaman ini, aku harus mengingat ikhlas itu.
bukan mencacinya, memakinya atau mengutuknya.

'Na, Gol, Je, Pep, makasih buat semuanya ya...
tanpa kalian mungkin, aku tak bisa merampungkan kontemplasiku dengan baik...

ku yakin, usia ini bisa membawaku pada doa..
seperti kata adikku Nadja, "semoga novel 'Ka bisa selesai ya.."

Tuhan?
ade sayang tuhan..
makasih untuk semuanya ya..
-12-september-2008-

2 comments:

Anonymous said...

De,

puisi dari ayahnya bagus sekali......very touchy.....aku minta permisi untuk quoted di blog aku boleh ngga ?

thnak's
http://gracewiroreno.wordpress.com

adepretu said...

iya m'grace.., ntar gantian ya? heheheheehe..

Rizal Mantovani Sukses Kemas Perjalanan Spiritual Musisi Legenda dalam Film Biopik, Chrisye!

Dapat bermain dalam sebuah film biopik tentunya merupakan satu kebanggaan tersendiri bagi seorang aktor. Bagaimana tidak, memerankan sos...