Wednesday, September 13, 2017

Pabrik Keju Baros! Surganya Keju di Sukabumi

Sehari Delapan Ton Susu Sapi di Rebus! Jalan menanjak berbatu dan puluhan hutan pinus yang rindang mengantarku menuju Pabrik keju Natura ala Gouda. Kurang lebih 500 meter jarak yang harus ditempuh dari gerbang untuk mencapai bibir pintu Pabrik Keju Baros. Pabrik keju yang dikelola oleh Bukit Baros Cempaka (BBC) itu terletak di desa Sasagaran, Baros, Sukabumi sejak tahun 1999.
Pabrik keju Natura ala Gouda bisa ditempuh melalui Jalan Raya Cisaat Sukabumi, yang menuju Jalan Raya Cemerlang atau ke arah Segaraanten yang mengarah ke Jalan Raya Baros. Tak begitu mulus memang jalan menuju baros, tapi rasa penasaran untuk melihat pabrik keju seakan melenyapkan guncangan-guncangan jalan tersebut. Apalagi aroma keju kian lama kian kuat hingga sukses menggoda senyum kita sambil membayangkan lumernya keju dilidah kita. Umm menyusuri jalan berbatuan sepertinya yak pantas untuk dikeluhkan. Rumah Keju Ya, siapa yang tidak tertarik untuk mengetahui proses pembuatan keju? Pabrik? Mendengar kata pabrik saja angan-angan kita sudah bermain. Sebuah bangunan besar dengan mesin-mesin canggih yang mengeluarkan suara khas. Nah, sebaiknya jika anda mengunjungi pabrik Keju Bandros, buang jauh-jauh pikiran tentang pabrik keju yang besar, luas, bangunan yang menjulang tinggi dengan penjagaan yang ketat. Karena ternyata pabrik keju Baros hanyalah bangunan mungil yang berfasad rumah dan amat terlihat hommy.
Untuk memasuki rumah keju, kami pun harus menaiki lantai dua. Dari situ kita bisa menyaksikan proses pembuatan keju. Dari mulai susu di pasteurisasi, mencetak keju sampai penyimpanan keju dalam gudang semua terlihat jelas. Pabrik Natura Ala Gauda memang tergolong kecil karena hanya dijalankan kurang lebih 15 karyawan yang berasal dari desa setempat. “Untuk karena banyaknya pesanan, ke depan kami ingin renovasi. Dimana akan ada pelebaran pabrik,” loroh Ir. Made Sumarhaeni, pemandu wisata keju Baros Asli Keju Belanda Sang pemilik pabrik keju Guoda, Rahmat Rachmatio memang sengaja membangun pabrik keju minimalis di atas tanah 26 hektar. “Dulu kawasan ini adalah sebuah villa dan peternakan sapi besar, lalu seiring berjalan waktu, Pak Rahmat pun mencoba untuk serius membangun pabrik keju Guoda karena banjirnya susu sapi miliknya,” papar Made. Rahmat sang penggila keju pun tak main-main dalam membangun pabrik keju. “Chef pertama kami kami datangkan chef asli dari Belanda. Hingga kualitas keju pun benar-benar asli Guoda. Bahkan sampai menggunakan susu sapi black and white yang didatangkan dari Belanda. Selanjutnya sapi ini dipilih karena bisa beradaptasi di alam Indonesia,” sambung Made.
Tiga Jenis Keju Seperti diketahui pembuatan keju adalah proses yang dilakukan untuk mengolah susu hingga menjadi berbagai jenis keju. Keju memiliki gaya dan rasa yang berbeda-beda, tergantung jenis air susu yang digunakan, jenis bakteri atau jamur yang dipakai dalam fermentasi, dan lama proses fermentasi maupun penyimpanannya. Memasuki usianya yang ke 12, Gaoda pun tetap bertahan dengan tiga jenis keju andalannya, yaitu Old Gaoda Cheese, Middle Gaoda Cheese dan Young Gaoda Cheese. “Sedang Mozarella Cheese baru kita kembangkan tiga tahun terakhir ini,” jelas Made. Gaoda mempunyai rasa keju yang amat lembut. tak ayal karena keju yan dibuat memang asli dari susu yang kental. “Tiap hari kami mengolah delapan ton susu sapi. karena dari 100 kilo susu, hanya akan menjadi 8 ½ kilo keju,” ujar Made. Melihat murninya keju yang dibuat, Guoda pun dipercaya untuk mensuplay kebeberapa toko bakery ternama. Ragamnya keju Gaoda diciptakan dikarenakan berbedanya jenis penggunaannya. “Sejak dulu Guoda memang hanya mengeluarkan tiga jenis keju selain Mozzarella Cheese. Dimana Old Gaoda dipakai untuk adonan kue kering, Middle Gaoda dipakai semacam untuk toping macaroni, dan young Gaoda yang siap dimakan langsung,” tutur Made dengan logat balinya yang masih kental Untuk itu pada tahap fermentasi amat diperhitungan untuk Old Gaoda didiamkan selama empat bulan, sehingga warnanya pun kuning dan mengeluarkan aroma fermentasi yang amat kuat. sedangkan Middle Gaoda disimpan selama dua bulan, warna kejunya pun tak sekuning Old gaoda walau tingkat aromanyaa hampir sama kerasnya dengan Old Gaoda. Terakhir young Gaoda, disimpan selama satu setengah bulan, warnanya pun kuning pucat dan aroma fermentasinya masih ringan.
Lima Tahapan Pembuatan Keju Guoda. Pengasaman Susu dipanaskan (pasteurisasi) sampai 65*C agar bakteri asam laktat, yaitu Streptococcus and Lactobacillus dapat tumbuh sehingga bisa memakan laktosa pada susu dan merubahnya menjadi asam laktat. Saat tingkat keasaman meningkat, zat-zat padat dalam susu seperti protein kasein, lemak, beberapa vitamin dan mineral ini akan seperti tahu dan membentuk dadih. Pengentalan Bakteri rennet ditambahkan ke dalam susu yang dipanaskan yang kemudian membuat protein menggumpal dan membagi susu menjadi bagian cair (air dadih) dan padat (dadih). Setelah dipisahkan, air dadih kadang-kadang dipakai untuk membuat keju seperti Ricotta dan Cypriot hallumi namun biasanya air dadih tersebut dibuang. Dengan bantuan sebuah alat yang berbentuk seperti kecapi, dadih keju dihancurkan menjadi butiran-butiran. Semakin halus dadih tersebut maka semakin banyak air dadih yang dikeringkan dan nantinya akan menghasilkan keju yang lebih keras. Rennet mengubah gula dalam susu menjadi asam dan protein yang ada menjadi dadih. Jumlah bakteri yang dimasukkan dan suhunya sangatlah penting bagi tingkat kepadatan keju. Untuk proses ini memakan waktu antara 10 menit hingga 2 jam, tergantung kepada banyaknya susu dan juga suhu dari susu tersebut. Pengolahan dadih Setelah pemberian rennet, beberapa keju lunak dipindahkan dengan hati-hati ke dalam cetakan. tetapi ada juga keju yang dadih diiris sebesar beras dan dicincang menggunakan tangan atau dengan bantuan mesin supaya mengeluarkan lebih banyak air dadih. Dan semakin kecil potongan dadih maka keju yang dihasilkan semakin padat. Persiapan sebelum pematangan Pencetakan Saat dadih mencapai ukuran optimal maka ia harus dipisahkan dan dicetak. Untuk keju-keju kecil, dadihnya dipisahkan dengan sendok dan dituang ke dalam cetakan. Untuk keju yang lebih besar, pengangkatan dari tangki menggunakan bantuan sehelai kain. Sebelum dituang ke dalam cetakan, dadih tersebut dikeringkan terlebih dahulu kemudian ditekan lalu dibentuk. Penekanan Keju haruslah ditekan sesuai dengan tingkat kekerasan yang diinginkan.Untuk keju lunak, penekanan biasanya tidak dilakukan karena berat dari keju tersebut sudah cukup berat untuk melepaskan air dadih. Begitupun halnya dengan keju iris, berat dari keju tersebut menentukan tingkat kepadatan yang diinginkan. Meskipun demikian, sebagian besar keju melewati proses penekanan. Waktu dan intensitas penekanan berbeda-beda bagi setiap keju. Pengasinan Setelah keju dibentuk,beberapa keju-keju yang berukuran besar diasinkan dengan cara direndam dalam air garam. Perendaman keju bisa menghabiskan waktu 2-4 bulan. Selain memberikan rasa, garam juga membantu menghilangkan air berlebih, mengeraskan permukaan, melindungi keju agar tidak mengering serta mengawetkan dan memurnikan keju ketika memasuki proses maturasi karena garam memperlambat proses proliferasi mikroorganisme.Selama proses tersebut, keju harus dicek setiap saat untuk menghindari terjadinya pembusukan. Pematangan / fermentasi Terakhir, setelah perendaman dengan air garam, potongan-potongan keju itu dikeringkan dan di cat untuk segera dilakukan fermentasi di dalam gudang yang mempunyai kelembaban 18C. lamanya fermentasi pun tergantung dari jenis keju.

Kenali Filosofi Sekolah

FILOSOFI PRASEKOLAH: Yang Mana Yang Terbaik Untuk Anakku? Filosofi sekolah? Apaan sih itu? Selama ini Anda mengenalnya sebagai “nama” sekolah, seperti Montessori, Waldorf, High/Scope dan Reggio Emilia. Ya, itu bukan sekadar nama, melainkan filosofi atau ancangan pendidikan yang menjadi pondasi dari kurikulum dan program yang diterapkan di kelas. Beberapa prasekolah lebih fokus pada permainan kreatif dan belajar individual, namun ada prasekolah yang lebih menekankan pada kerja berkelompok; ada yang mengutamakan bermain sebagai kegiatan belajar pokok sementara prasekolah yang lain menambahkan belajar akademis dengan cara tradisional. Anda semustinya memilih prasekolah yang memenuhi kebutuhan anak Anda dan kebutuhan Anda sendiri.
Montessori Filosofi sekolah Montessori berdasarkan karya Maria Montessori, seorang pendidik Italia, yang mendirikan gerakan ini pada 1907. Ide dasar Montessori: anak-anak adalah pembelajar individual dan guru bertindak sebagai pembimbing. Anak-anak melakukan berbagai aktivitas secara langsung. Bahan-bahan bermain yang dirancang untuk tujuan-tujuan khusus yang memandu anak waktu bermain anak. Montessori menekankan tanggung jawab pribadi dengan mendorong anak-anak untuk merawat milik dan kebutuhannya sendiri, seperti menyiapkan kudapannya dan membersihkan mainannya. Anak-anak bisa belajar bersama dalam satu kelas walau usia mereka berbeda-beda. Mereka didorong untuk saling membantu dalam belajar. Fokus pada belajar individual memungkinkan murid untuk belajar dengan kecepatannya sendiri. Montessori bisa menjadi lingkungan yang sehat bagi anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus. Para instruktur Montessori lulus dari program pelatihan khusus. Sekolah-sekolah Montessori di Indonesia berafiliasi dengan Association Montessori Internationale (AMI). Namun ada juga sekolah yang memakai nama Montessori tapi tak berafiliasi dengan organisasi Montessori. Untuk itu, cermatlah dengan membaca misinya dan kurikulum sekolah Montessori yang akan diikuti anak Anda. Waldorf Sekolah Waldorf pertama berdiri pada 1919. Filosofinya berdasarkan ide-ide pendidik Austria, Rudolf Steiner. Prinsip dasar program Waldorf adalah rutinitas. Jadwal harian dan mingguan mengikuti irama yang konsisten. Gurunya pun seringkali tetap bersama dengan sekelompok murid yang sama, bahkan sampai delapan tahun. Ini memungkinkan mereka membentuk hubungan yang saling percaya. Suasananya seperti rumah, dengan perabotan dan alat-alat bermain alamiah. Kurikulumnya berorientasi pada kelompok. Waldorf menekankan belajar kreatif, seperti bermain peran, membaca cerita, bernyanyi, dan memasak. Tujuan sistem ini adalah mengembangkan emosi, fisik dan intelektual anak. Sekolah Waldorf cocok untuk murid yang irama hidupnya teratur. Sekolah harus berafiliasi dengan organisasi internasional untuk memakai nama Waldorf. Gurunya pun musti menerima latihan khusus dari organisasi Waldorf. Reggio Emilia Sekolah-sekolah Reggio Emilia berdasarkan prasekolah yang sangat sukses yang dikembangkan oleh penduduk kota Reggio Emilia, Italia, selama tahun 1940-an. Seperti di Montessori, murid yang memimpin proses belajar. Kurikulumnya terdiri atas proyek-proyek yang sesuai dengan minat muridnya. Guru mengamati spontanitas rasa ingin tahu murid, lalu membimbing mereka untuk menciptakan proyek yang mencerminkan usaha mereka. Anak-anak diharapkan belajar melalui kesalahan-kesalahannya daripada karena dikoreksi gurunya. Ini karena murid dianggap sebagai pembelajar yang sederajat. Permainan dan proyek-proyek mereka didokumentasikan dalam foto-foto dan rekaman dengan kata-kata mereka sendiri. Ini memungkinkan guru dan orangtua mengikuti kemajuan tiap anak dan sekaligus membuat anak-anak merasa kalau tindakannya sangat bermakna. Sekolah Reggio Emilia menekankan kreativitas dan penyajian artistik. Sekolah ini bisa menjadi pilihan bagus bagi murid yang tengah belajar bahasa. High/Scope High/Scope dimulai oleh Dr. David Weikart, seorang pendidik asal Michigan, pada 1970. Program ini kurang menekankan perkembangan sosial dan emosional dan lebih fokus pada perkembangan kecakapan akademis. Anak-anak dan orang dewasa belajar bersama-sama, dan murid didorong untuk mengambil keputusan-keputusan sendiri, baik soal bahan-bahan maupun aktivitasnya. High/Scope mengutamakan pengalaman belajar seperti mengatur barang-barang, menghitung dan menyebutkan waktu serta kegiatan linguistik dan kreatif seperti bernyanyi dan bercerita. Beberapa sekolah memasukkan komputer dalam proses belajar. High/Scope pada mulanya dikembangkan untuk anak-anak perkotaan yang berisiko. Sekolah ini cocok untuk anak-anak yang akan lebih berkembang jika mendapat perhatian perorangan, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Bank Street Prasekolah Bank Street berdasarkan program pendidikan anak usia dini (PAUD) yang dijalankan oleh Bank Street College of Education di New York City, yang didirikan oleh Lucy Sprague Mitchell pada 1916. Anak-anak dianggap sebagai pembelajar aktif dan dunia di sekitar kita dianggap sebagai alat pengajaran terbaik. Pelajaran berfokus pada ilmu-ilmu sosial, seperti sejarah, geografi dan antropologi. Pelajaran seni dan ilmiah dimasukkan di dalam pelajaran budaya sehingga menghasilkan kurikulum yang terpadu. Mainan-mainan di kelas bersifat dasar, yang mendorong anak-anak melatih imajinasinya. Anak-anak bisa belajar sendirian maupun dalam kelompok, dengan bimbingan guru yang mendapat pelatihan khusus. Bank Street baik untuk anak-anak yang lebih suka berada dalam lingkungan yang kurang terstruktur. Berbasis Permainan/Sesuai dengan Tahap Perkembangan Prasekolah seperti ini sangat jamak. Prinsip pokoknya adalah mengutamakan partisipasi dalam kegiatan yang sesuai dengan umur anak, seperti bermain tak terstruktur, mendengarkan dongeng bersama seluruh kelas, dan kegiatan-kegiatan lain dengan tema tertentu. Anak-anak didorong belajar melalui bermain, walau beberapa sekolah menambahkan pelajaran akademis sesuai tuntutan jaman. Sekolah ini biasanya mencomot filosofi lain atau mencampurnya. Prasekolah Berbasis Proyek Sekolah-sekolah berbasis proyek menganggap anak-anak sebagai pembelajar individu dan guru adalah pembimbingnya. Murid-murid bekerja bersama-sama dan dengan gurunya belajar memilih, merencanakan dan menyelesaikan berbagai proyek. Pelajaran diperkuat dengan kunjungan lapangan, seperti pergi ke toko, pabrik, museum, kantor, dll. Ancangan ini mengutamakan penerapan kecakapan dan kebiasaan belajar positif dengan berusaha membuat proses belajar semenyenangkan mungkin. Ini program yang bagus bagi anak-anak yang lebih berhasil dalam lingkungan tak terstruktur. Religius Banyak gereja dan organisasi yang berasaskan agama kemudian mendirikan prasekolah. Mereka bisa saja mengikuti salah satu filosofi pendidikan seperti di atas, namun memasukkan unsur-unsur relijius tertentu. Kalau Anda tertarik dalam program berdasar reliji, pastikan untuk menanyakan kurikulum dan filosofinya juga. Komunitas Pusat-pusat komunitas dan tempat penitipan anak kadang-kadang juga membuat program prasekolah. Ada yang berdasarkan tempat kerja ibunya, organisasi istri pekerja perusahaan tertentu atau organisasi lokal lainnya. Seperti sekolah relijius, prasekolah ini bisa mengikuti salah satu atau kombinasi dari beberapa filosofi. Jadi, jangan lupa untuk menanyakan filosofi dan kurikulumnya. Language Immersion Di prasekolah immersion, semua atau kebanyakan pelajaran dilakukan dalam bahasa baru. Guru bisa menunjukkan artinya sambil ia bicara, tetapi jarang atau tak pernah menerjemahkannya. Metoda ini terbukti lebih cocok bagi anak-anak kecil daripada belajar terjemahan (metoda belajar yang lebih tepat bagi orang dewasa). Isi dari pelajaran bisa saja mengikuti filosofi pendidikan tertentu. Fokus pada bahasa baru ini bermaksud mengembangkan kemampuan penerimaan bahasa anak sambil sekaligus membuatnya lancar berbahasa baru. Sekolah seperti ini cocok bagi anak yang tengah mengembangkan kecakapan berbahasa pertamanya dalam tempo normal. Metoda ini untuk sementara akan memperlambat perkembangan bahasa pertama, sehingga tidak cocok bagi anak-anak yang perkembangan bahasanya tak terlalu bagus. International School Sekolah internasional biasanya didirikan oleh negara asing namun berkedudukan di Indonesia. Bahasa yang dipakai di semua kelas adalah bahasa asli mereka (kebanyakan bahasa Inggris). Awalnya sekolah ini didirikan untuk anak-anak dari keluarga ekspatriat, namun ada kalanya beberapa anak lokal yang ingin belajar bahasa asing juga ikut. Kadang-kadang sekolah internasional juga mengajarkan bahasa lain. Sekolah ini cocok bagi anak-anak yang sementara tinggal di negara lain atau untuk orangtua yang ingin anaknya belajar bahasa asing (ingat, menurut guru besar pendidikan bahasa, bahasa asing sebaiknya dipelajari tidak terlalu dini).
Prasekolah Kerjasama Orangtua Orangtua yang menginginkan peran besar dalam pendidikan anaknya bisa mempertimbangkan prasekolah kerjasama ini. Filosofi mereka bisa mengikuti salah satu atau gabungan dari filosofi pendidikan di atas. Ciri pembedanya adalah orangtua berperan besar di sekolah. Orangtua bergantian mengisi berbagai tugas, seperti membersihkan sekolah atau menyiapkan kudapan. Para orangtua ini menyewa guru profesional, tapi tetap dibantu oleh orangtua ketika mengajar di kelas. Ini bisa menjadi alternatif yang sangat murah karena keterlibatan orangtua akan mengurangi biaya. Kadang-kadang pemerintah memberikan subsidi atau sekolah ini mendapatkan donor dari lembaga lain. Kalau di sekitar rumah Anda tidak ada prasekolah semacam ini, mengapa tidak mengajak tetangga dan teman-teman Anda untuk membangunnya sendiri?

Monday, September 11, 2017

ZALORA Bekerja Sama dengan Atri xpress Untuk Servis Pengembalian Barang Lewat Alfamart, Alfamidi, and DAN+DAN

ZALORA Bekerja Sama dengan Atri xpress Untuk Servis Pengembalian Barang Lewat Alfamart, Alfamidi, and DAN+DAN Dengan konsep drop off di ribuan toko, pelanggan ZALORA dapat mengembalikan barang dengan mudah dan tanpa biaya. Jakarta, 11 September 2017 – ZALORA, destinasi fashion online Asia, kini menyediakan servis baru dalam pengembalian barang yang mudah, cepat dan gratis. Menjadi e-commerce pertama yang bermitra dengan Atri xpress dan mengusung konsep store drop-off, kini pelanggan yang berdomisili di Jabodetabek dapat mengembalikan barang ZALORA mereka lewat Alfamart, Alfamidi serta DAN+DAN. Caranya pun sangat sederhana. Pelanggan dapat mendatangi toko Alfamart, Alfamidi serta DAN+DAN terdekat dan meminta bantuan kasir untuk membantu mengirimkan barang kembali kepada ZALORA. Dengan menyebutkan kode booking ZALORA, barang tersebut akan dikirimkan oleh Atri xpress untuk selanjutnya dilakukan proses retur. Dan layanan ini dapat dilakukan dengan gratis; tanpa memakan waktu lama. Dengan ratusan cabang yang tersebar di seluruh Jabodetabek, ZALORA pun memilih Atri xpress sebagai mitra dalam pengembangan layanan pengembalian barang via convenience store. Berikut adalah caranya: 1. Pelanggan mengisi formulir retur dan menempel stiker retur di paket yang ingin dikembalikan. 2. Cek daftar toko yang dapat melayani pengembalian barang melalui tautan Dropstore yang tersedia di FAQ. 3. Mengunjungi cabang tersebut dan meminta kasir melakukan pengiriman barang retur ZALORA menggunakan Atri xpress dengan kode booking “ZALORA”. 4. Kasir akan memproses dan memberikan tanda bukti kepada pelanggan berupa resi dengan kode AWB untuk melacak paket. 5. Pelanggan dapat melacak paket di tautan yang telah tersedia di Atri xpress CEO ZALORA Indonesia, Anthony Fung menyebutkan, “Sebagai e-commerce yang selalu mencari cara baru untuk memberikan kenyaman bagi pelanggan, kami tak pernah berhenti berinovasi dalam memberikan kemudahan pelayanan, terutama dalam hal pengembalian barang. Atri xpress akan membantu pelanggan kami sehingga mereka dapat melakukan retur di berbagai cabang Alfamart, Alfamidi serta DAN+DAN yang jumlahnya ribuan, berada di tempat yang strategis serta dan dekat dengan tempat tinggal mereka.” “Saat ini, Zalora dan Atri xpress telah bekerja sama dalam menawarkan kemudahan untuk dapat mengirimkan kembali barangnya ke Zalora secara gratis melalui 3500 toko Alfamart, Alfamidi dan DAN+DAN yang tersebar di seluruh Jabodetabek. Ke depan, kerja-sama ini juga akan dikembangkan ke seluruh jaringan toko-toko di wilayah lainnya di Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Kami berharap kerja-sama antara Zalora dan Atri xpress ini dapat mendukung pertumbuhan belanja online di Indonesia”, tambah Stefanus Didi Hartanto, Direktur Operasional Atri xpress. Layanan ini telah diluncurkan di ZALORA mulai 5 September 2017. Lihat lebih lanjut metode pengembalian ini di www.zalora.co.id

Rizal Mantovani Sukses Kemas Perjalanan Spiritual Musisi Legenda dalam Film Biopik, Chrisye!

Dapat bermain dalam sebuah film biopik tentunya merupakan satu kebanggaan tersendiri bagi seorang aktor. Bagaimana tidak, memerankan sos...