Wednesday, December 31, 2008

legenda batara kala



Apa yang dialami sekarang tidaklah abadi.. selalu berubah… sekarang sedih.. besok mungkin gembira.. atau mungkin tahun depan.. selalu ada dalam kehidupan kita

Demikian juga sekeliling kita .. selalu berubah…tidak ada yang abadi..

Hal yang pasti (tidak berubah) .. adalah umur kita.. yang selalu bertambah.. dan tidak akan mundur kembali menjadi muda.. tidak akan…kita selalu tambah maju.. tambah tua…dan akhirnya kembali ke Pencipta Kita..

Demikian juga segala isi alam semesta ini… tak ada yang bisa melawan waktu…semua akan berubah.. tanpa ada yang menghalanginya.. akan musnah.. dan habis…

Lalu apa yang masih abadi, masih tersisa dalam diri kita ??

Aku jadi teringat dalam cerita pewayangan… tentang Batara Kala.. Raksasa sakti anak Batara Guru… yang tidak bisa dikalahkan walau oleh dewa sekalipun.. apa saja yang dijumpainya akan dilahap.. dimakan…seluruh isi bumi…Hingga dia berhenti ketika melihat pagelaran wayang yang dimainkan oleh batara Wisnu yang menyamar sebagai dalang.. sang Batara Kala pun duduk tertegun asik mendengarkan wejangan sang dalang. Sang Batara Kala pun berhenti memakan isi dunia

BACA vs MAKAN, Bersantap Sembari Membaca atau Membaca Sembari Bersantap?

Bersantap Sembari Membaca atau Membaca Sembari Bersantap? Perpaduan tempat kuliner dan toko buku dalam satu atap, tak ubah menyatunya kopi dan susu dalam sebuah cangkir. Begitu nikmat dan mantap rasanya. Tak pelak konsep kafe buku kian menjamur empat tahun terakhir ini. Pada umumnya kafe merupakan tempat makan dan minum sambil menghabiskan waktu senggang bersama teman atau sesama rekan kerja. Sekedar menyeruput kopi atau melahap sepotong sandwich, memang sudah menjadi rutinitas sebagian masyarakat kota kita. melihat itu, kini para pemain toko buku pun sedikit mengfungsionalkan kafe guna memaksimalkan pelayanan mereka. Dan, bravo!! Bagi para penggemar buku, konsep kafe buku itu pun layaknya surga dunia. Bagaimana tidak, di sana Anda bisa membaca buku sambil menyambi beberapa menu andalan kafe tersebut. Umm, indahnya dunia. Buku Kafe Bila dilihat dari luar, kemasan kafe buku yang banyak disinggahi oleh para eksekutif muda yang sedang melanjutkan S2nya ini memang sederhana. Sengaja mengusung konsep retro, kesan rumah jadul pun didapat. Menurut Widi, salah satu pemilik Buku Kafe, konsep bangunan luar memang sengaja didesain sederhana. “Tapi untuk interior di dalamnya, jauh sekali dengan konsep retro kan?,” lugas Widi sambil tersenyum simpul. Ya, Atmosfer interior kafe buku yang sudah berumur hampir enam tahun ini, memang berbeda dengan tampilan luarnya. Konsep kafe benar-benar dikemasnya dengan unik. Tengok saja lukisan yang terlihat menantang disana, dan juga beberapa hiasan dinding yang hadir menyempil disela-sela rak buku. Benar-benar tampilan yang menggemaskan. Suasana kafe buku yang segera akan membuka cabang di kota Depok ini juga sangat nyaman. Beberapa mahasiswa yang sedang berdiskusi tentang tugas kuliahnya pun tampak menikmati sekali dengan aura Buku Kafe itu. Kendati terletak persis dipinggir jalan, kebisingan dan suasana hiruk pikuk lalu lintas di Jl Margonda Raya ini tidak membias ke area kafe. “Selain memasang kaca pembatas, alunan musik sengaja kami pasang guna menangkal gangguan itu,” ujar lelaki yang dibesarkan oleh keluarga penggila buku. Setelah memanjakan pelanggan dengan menghadirkan ribuan buku berkelas dunia, Widi pun menservice para pelanggannya dengan menghadirkan masakan yang juga berkelas dunia. Bila Anda tidak percaya, cobalah pesan Chicken Parmigiana & Pasta Fettucine. Menu yang terdiri dari dada ayam dibungkus tepung dan keju mozzarella yang terkenal dengan rasanya soft dan mildnya itu diletakkan di atas pasta fettucina dan ditambah dengan garlic bread. Rasa harumnya ternyata sama nikmatnya dengan rasa pasta tersebut. Bila Anda ingin hidangan yang cukup berat, nasi goreng teri pun bisa jadi menu andalan Anda. Jangan tertipu dengan tampilan nasi goreng yang begitu sederhana itu. Karena sekali Anda mencoba nasi goreng buatan Widi ini, Anda akan merasakan gurihnya teri yang bertebaran di sekumpulan nasi yang memiliki warna menggoda itu. “Nasi goreng teri ini adalah menu baru Buku Kafe,” jelas Widi. Ya, Buku Kafe pada tiap tahunnya selalu mengeksplor menu hariannya itu. “Awalnya itu adalah masukan dari pelanggan kita yang meminta menu variasi, dan ternyata itu sangat usul yang bagus dan sangatmengasyikan,” papar pria yang juga mempunyai hobi memasak. “Dan kedepan kita mau memanjakan pelanggan kita dengan menu Dimsum,” bisik Widi menggoda. ZOE, Surga Penggila Komik Kafe buku yang memiliki warna dominant merah dan hitam ini memang unik. Saat memasuki pintu muka, Anda akan langsung disambut dengan hutan kecil buatan yang indah dan sejuk. Sehingga semilir angin pun tak segan-segan menyapa Anda dengan ramah ketika Anda bertandang kesana. Menurut Erman pemilik Zone Of Editainment, konsep bangunan semi terbuka ini memang sengaja diciptakan, mengingat di Jakarta memang tidak mempunyai taman bacaan. “Dan ternyata respon masyarakat bagus,” ujar lelaki yang pernah terjun ke dunia kontraktor. Selain mengusung konsep taman baca, ada satu hal yang menjadi nilai jual kafe buku yang juga mempunyai cabang di kota peyem ini. Komik!. Yap, ZOE merupakan kafe buku yang hampir semua koleksi bukunya adalah komik. Baik komik yang populer pada tahun 1970-an, seperti serial Si Buta dari Goa Hantu karya Ganes TH, karya-karya Yan Mintaraga, sampai komik-komik impor keluaran Marvel dan DC, seperti karya-karya Tony Wong, hingga komik manga (Jepang) yang mendominasi pasaran saat ini. Itulah sebabnya nama awal ZOE adalah Komic Corner. “Tapi, setelah kami juga merambah ke koleksi buku sains dan ilmu dasar pengetahuan lainnya, kami mengganti nama menjadi ZOE, Zone of Edutainment,” terang Erman yang siang itu baru saja mendapat pesanan komik asterik ke kota Yogyakarta. Menurut Public Relection ZOE, Utami Aditya, ada lebih dari sekitar 7000 komik yang dapat dikoleksi. “Untuk manga sendiri saja hampir 5000 buku. Sisanya novel, dan bacaan ilmu pengetahuan lainnya,” ujar wanita yang akrab dipanggil Tami. “Kalau dipersentasekan, 70-40 persenlah,” potong Tami. Menariknya, tak hanya buku yang dilahap oleh ZOE, kafe buku yang siap membuka cabang di kota hujan ini ternyata juga mempunyai koleksi film. “Para penggemar movie juga kami manjakan disini. Dari film anime, korea sampai box office kami hadirkan juga,” ujar Tami. “Jadi para pengemar anime, tidak hanya bisa membaca komik, tapi juga bisa menonton kartunnya,” tambah Tami yang sejak bulan kemarin agak kewalahan dengan permintaan sewa DVD anime Naruto. Koleksi film anime ZOE, memang sama banyaknya dengan koleksi buku komik. Sayangnya, disini ZOE tidak mempunyai ruangan khusus untuk menonton anime yang kita sewa. “Itu juga dikeluhkan oleh para pelanggan kita sih, mungkin ke depan kami bisa merealisasirkan,” jelas Tami. Mengingat para pelanggannya yang bisa menghabiskan waktu seharian di tempatnya guna membaca, maka Erman pun membuka kafe guna memanjakan para pelanggannya. “Awalnya para pelanggan kami menanyakan apakah ada yang menjual snack atau mie goreng di dekat sini. Karena mereka merasakan lapar setelah hampir seharian menghabiskan waktunya di sini,” kenang Erman. Melihat lokasinya yang strategis, Erman pun tak main-main saat membuat menu kafe. “Karena pelanggan kami mayoritas adalah mahasiswa, maka kami menyajikan menu yang praktis, sehat, tapi juga pas dikantong,” ujar Erman. Dan salah satu menu andalan ZOE adalah Salmon Bennedict. Tampilan ikan yang di import dari Norwegia ini memang menggemaskan. Lihat saja tampilan daging ikan yang direbus itu, benar-benar cantik karena beralas kentang yang dilebur oleh susu. Belum lagi langsung salmon itu langsung dilindas oleh telur ceplok. Uniknya disini, ikan salmon itu tidak dijamah oleh bumbu. Tapi dengan cocolan saos barbeque, rasa gurih langsung melumeri lidah Anda. Tak ayal, menu ini selalu sold out. Ada lagi menu jagoan kafe ZOE. Sebuah iga sapi manis yang mempunyai nama, Zoe Red Hot Ribs. Daging yang dilahap dengan cocolan saos babeqeu ini sangat empuk. Sedikit manis karena sedikit dilumeri madu. Dan nilai plus tampilan menu ini adalah sate potongan paprika yang berwarna-warni. Dan sebatang roti panjang yang seakan siap menantang dunia. Bila menyinggung dessert, Tami pun memperkenalkan Creeme Brulee. Tampilannya memang sederhana, tapi rasanya benar-benar tak bisa diungkapkan. Cream yang dimix oleh kuning telur dan gula itu manis menyatu dalam satu. Rasa manis disini pun tidak memiliki rasa legit yang terlalu. Mungkin karena proese masak Creeme Brulee ini dibakar dengan pas ya? Dan menyantap Creem Brulee sembari membaca manga, Ya pas juga lah!! (riska)

Tuesday, December 30, 2008

hati wanita?

Sedalam-dalamnya lautan masih bisa diselami, tapi dalamnya hati siapa yang tahu. Kita hampir tahu semua kalimat itu, bahwa kalimat tersebut seringkali diucapkan sebagian orang untuk menilai seseorang. Dalam hidup memang hati menjadi pengendali segala perbuatan. Dari hatilah semua keinginan itu muncul untuk dilahirkan. Dari hati juga prilaku manusia ditentukan.

yup!like rose dawson said, "hati wanita tak ubah seperti dalamnya lautan", even more!!!!!!!

desember 30, 2008

Tuesday, September 23, 2008

the road to hell, is paved by good intentions

di kompas minggu 21 september 2008, Samuel Mulia bertanya, apa maksud dari ucapan George B Shaw yang didengarnya lewat mulut temannya.

"The road to hell is paved by good intentions..."


bahkan sampai-sampai bung Sam meminta para pembacanya untuk meng-emailnya tentang makna yang tersembunyi dibalik kalimat tersebut.
wuah.. lelaki yang sudah mengantungi usia 40 tahun itu rupanya membutuhkan bantuanku.. hehehehe...
masa gitu aja membutuhkan bantuan banyak orang!

um.. sesaat, aku pun terdiam mencoba mereka-reka maksud kalimat tersebut. cukup lama sih... dan tak lama kubaca lagi kalimat itu untuk kesekian kalinya..

.....

Ya, kenapa jalan menuju ke neraka itu bisa dimulai dengan niat baik?
bukankah hal baik itu merupakan salah satu petunjuk menuju jalan ke surga?
memang hal baik macam apa yang bisa membuat kita sampai ke neraka?
Dan kalau hal baik saja bisa membawa kita ke jalan menuju neraka, bagaimana dengan hal buruk?

lepas memikirkan itu, akupun iseng membuka blog teman perempuan ayah yang baru aku kenal jumat pekan lalu di starbucks cafe.
ada cerita yang menarik di blognya. dimana Mbak Grace (nama teman perempuan ayah itu) menggelontorkan pertanyaan semacam benar atau salah? yaitu, baik atau bloon?

seperti ini salah satu contoh pertanyaannya... yang ada di blog www.gracewiroreno.wordpress.com

" (pertama) udah tahu tuh orang punya istri….trus tuh cewe mau aja lagi dirayu katanya dia paling cantik…..palign ayu….paling baik…at the end pasti “ehmmehmmmm”……jadi ni cewe baik atau bl**n ?

(kedua) udah tahu tuh orang punya suami…..trus tuh laki disuruh suruh anter jemput kemana mana …….jadi tuh laki baik apa bl**n ?

(ketiga) udah tahu cewenya udah kawin sama orang lain trus pacarnya tetep suruh bayarin handphone cewenya…..itu baik atau bl**n ?

naaahh sekarang keliatan jelaskan……beda tipis antara baik dan bl**n?"

.....

baik dan bloon..

kasus pertama, mungkin sebenarnya lelaki yang diduga sudah memiliki istri itu, awalnya hanya kagum dengan kecantikan perempuan yang dikenalnya itu... sehingga ia pun akhirnya memuji dan memuja perempuan itu... dan mereka pun larut, terbuai, terlena..

dan untuk kasus kedua, mungkin sebenarnya perempuan itu, awalnya hanya ingin mempunyai teman dalam perjalanan ... sehingga ia pun meminta waktu lelaki yang sudah beristri itu untuk mengantar dan menjemputnya setiap saat... dan mereka pun larut, terlena, terbuai...

kasus ketiga, Mungkin pacar perempuannya itu hanya ingin berbagi dengan kekasihnya yang sudah mempunyai suami itu... sehingga ia pun rela berbagi apapun termasuk pulsa... dan mereka pun larut, terlena, terbuai...

...

Hmmfhh...
bila disuruh menjawab.. aku pun tak tau
dari ketiga kasus tersebut mana yang baik, dan mana yang bloon..
yang ku tau sekarang, ketiga kasus tersebut semua dimulai dari niat baik..

begitu juga episodeku ditahun 2007, the good intentions yang kuberikan, ternyata membuatku hampir menuju garis neraka.. bukan garis putih nirwana...


dan itu mungkin yang dimaksud George B Shaw!

"The road to hell, is paved by good intentions..."


ya, tidak selamanya niat baik bisa berujung dengan rahmat yang baik..
dan perbedaan baik dan bloon diatas, hanya setipis kertas tisue...




_dan semua itu persis seperti yang ayah bilang barusan di telepon tadi..
luv u dad..

Friday, September 12, 2008

dan hari ini pun tiba ...


Untuk setiap kecantikan,
ada sepasang mata yang melihatnya..
Untuk setiap kebenaran,
ada sepasang telinga yang mendengarkannya..
Untuk setiap cinta,
ada hati yang menerimanya..

dan ingat, hanya karena seseorang tidak mencintaimu seperti cara yang kau inginkan, bukan berarti mereka tidak mencintaimu dengan segala yang mereka punyai..

_selamat ulang tahun 'nak..


sender :
Ayah
+6218138210****

sent :
11:16:43am
12.09.2008




Hmffh..hari ini datang..
Aku masih ingat postinganku tentang tulisan ulang tahun redaktur yang tinggal dilantai sembilan saat ulang tahun bulan februari lalu?
dia berkata, "cukup merayakan di hati de.."
dan rasanya, kini aku mengerti maksudnya..

jujur, aku sedikit takut dengan datangnya hari ini.. mengingat tahun kemarin merupakan tahun yang datangnya benar-benar aku sesali. dan tak ku kira takut itu benar-benar sangat menggerayangiku. untuk itu, untuk menghadapi hari ini aku sengaja menguatkan diriku dengan mengabadikan hari-hari sebelum hari ulang tahunku ini tiba.. jaga-jaga, untuk tidak lupa mengikhlasi apa yang ada.

ikhlas..

kemarin, aku merasakan kembali perasaan nyaman yang kemarin sempat hilang dariku..
perasaan nyaman bersama teman-teman yang aku sayang dan bersama keluarga yang aku cintai..
lucunya sesaat aku memejamkan mata untuk mengetahui apa aku bisa merasakan nyaman kembali ketika aku membuka mataku kembali?
dan, senang sekali saat ku tau nyaman itu benar-benar menyelimutiku dengan tertutup atau terbukanya mataku..

hmmff.. nyaman ini sepertinya mengembalikan aku yang dulu.. atau setidaknya mengingatkan sosokku yang dulu..

semalam ketika aku bersama kedua sahabatku itu, benar-benar hadiah yang terindah untukku. makan, jalan-jalan, shoping, (ya aku ga menampik senang juga dengan hadiah convers hijau sih, hehhehe..) tertawa, berbicara tentang segala hal yang terjadi, memberi ceramah, mengejek, semuanya menjamah pada malam itu.


Tuhan, aku senang saat malam kembali berputar, perasaan nyaman pun masih setia hadir untukku..
sampai pukul dua belas berdentingpun, nyaman masih mau menghangatkanku..
tak lupa satu persatu, teman baikku pun turut menjaga perasaan nyamanku dengan meramaikan kamarku dengan dentingan ringtone handphoneku..
aku senang..
aku senang dengan tibanya hari ini..

kendati ayah biologisku yang di jogja lupa akan datangnya hari ini pun tak apa-apa..
aku yakin beliau pasti punya alasan dan masih akan terus mencintaiku..

....

aku mengawali tulisan ini dengan menulis hadiah sms ulang tahun yang ayah berikan, begitu pula hari ini, aku mengawali hari ini dengan mengingat isi paragraf terakhir
sms ayah..


dan ingat, hanya karena seseorang tidak mencintaimu seperti cara yang kau inginkan, bukan berarti mereka tidak mencintaimu dengan segala yang mereka punyai...

sama halnya fotograferku yang juga merayakan hari ulang tahun istrinya hari ini!
aku yakin gambar monyet yang dibuatnya dan di save di screen saverku itu merupakan hadiah darinya.. (walaupunku yakin, bila gambar monyet itu di ganti dengan gambar diriku, pasti jauh lebih indah..)


dari semua episode yang terjadi di bulan september ini, satu yang harus aku tekankan, aku harus ikhlas dengan semua.
bila tahun depan aku tak bisa merasakan perasaan nyaman ini, aku harus mengingat ikhlas itu.
bukan mencacinya, memakinya atau mengutuknya.

'Na, Gol, Je, Pep, makasih buat semuanya ya...
tanpa kalian mungkin, aku tak bisa merampungkan kontemplasiku dengan baik...

ku yakin, usia ini bisa membawaku pada doa..
seperti kata adikku Nadja, "semoga novel 'Ka bisa selesai ya.."

Tuhan?
ade sayang tuhan..
makasih untuk semuanya ya..
-12-september-2008-

Sunday, September 7, 2008

episode hari ini, Jaga mereka ya Tuhan?

...

minggu siang ini aku tak banyak melakukan aktivitas. hanya menonton kungfu panda untuk yang kali ketiga dan film slamdunk yang sudah lama tak ku tonton lagi! tapi,entah apa yang terjadi padaku, dua film itu tak bisa membuat aku tertawa seperti biasanya. tersenyum pun sepertinya berat sekali..

episode saat si panda 'Po yang bertingkah lucu saat menirukan master shifunya dihadapan Tigers dkk. atau pas 'Po ke gep ma master shifu saat ngubek2 makanan didapur.. semua terlihat datar..

Episode saat 'Ji tepuk tangan dengan lugunya lalu di toyor oleh sang kapten ketika melihat atraksi sang musuh yang aneh juga tak membuat ku bergeming..
hmfhhh....

ada apa dengan selera humorku?

.....

Untuk membunuh waktu pun aku kembali pergi ke warnet samping rumah yang baru saja lounching kemarin sore. tak sengaja, aku melihat tulisan-tulisan ayah yang lalu.
dan anehnya, tulisannya tidak lucu, tapi mampu membuat ku tersenyum lama saat membacanya..

dan ini salah satunya..


Tuhan yang Baik...
Daripada membiarkan orang-orang mati dan
menciptakan yang baru, mengapa Tuhan
tidak memelihara saja yang sudah ada?
_Amy

Tuhan yang Baik...
Mungkin Kain dan Habil tidak akan saling
membunuh kalau masing-masing punya kamar
sendiri. Cara ini berhasil padaku dan
kakakku. Kami punya kamar sendiri-sendiri.
_Larry

Tuhan yang Baik...
Kalau Tuhan melihatku pada hari Minggu,
aku akan menunjukkan sepatu baruku.
_Mickey
Tuhan yang Baik...
Pasti Tuhan kesulitan mencintai semua
orang di seluruh dunia. Hanya ada empat
orang di dalam keluarga, dan aku tak
pernah sanggup mencintai semuanya.
_Nan

Tuhan yang Baik...
Di sekolah, Bu Guru memberitahu apa saja
yang Tuhan lakukan.
Lalu siapa yang mengerjakannya kalau
Tuhan sedang liburan?
_Jane
Tuhan yang Baik...
Apakah Kamu memang sengaja membuat
jerapah seperti itu atau itu kecelakaan
belaka?
_Norma

Tuhan yang Baik...
Siapa sih yang membikin garis-garis
batas antarnegara?
_Jan

Tuhan yang Baik...
Aku menghadiri pesta pernikahan dan
mereka berciuman di gereja. Apakah itu
boleh?
_Neil

Tuhan yang Baik...
Sungguhkah Engkau memerintahkan “lakukan
kepada orang lain seperti mereka
melakukannya kepadamu”?
Karena kalau memang benar, berarti aku
harus memperbaiki kakakku laki-laki.
_Darla

Tuhan yang Baik...
Terimakasih telah memberikan adik bayi,
tetapi sebenarnya aku berdoa meminta
anak anjing lucu.
_Joyce

Tuhan yang Baik...
Tolong kirimkan seekor kuda poni. Aku
belum pernah meminta apa-apa loh. Kalau
tidak percaya, periksa saja.
_Bruce

Tuhan yang Baik...
Kakakku seperti tikus saja. Engkau
seharusnya memberinya ekor. Ha...ha...
_Danny

Tuhan yang Baik...
Aku ingin persis seperti Ayahku kalau
besar nanti. Tetapi dengan rambut kepala
yang lebih banyak.
_Tom

Tuhan yang Baik...
Engkau tidak perlu mengkhawatirkanku.
Aku selalu menoleh ke kiri dan kanan kok
sebelum menyeberang.
_Dean

Tuhan yang Baik...
Menurutku, penjepit kertas itu salah
satu penemuan yang sangat hebat.
_Ruth M.

Tuhan yang Baik...
Kakakku cerita kepadaku soal bagaimana
bayi dilahirkan. Tetapi ceritanya
kedengarannya tidak benar. Dia cuma
guyon saja kan?
_Marsha

Tuhan yang Baik...
Kami diajarkan di sekolah kalau Thomas
Edison yang membuat terang.
Tetapi di sekolah Minggu, mereka bilang
kalau Engkau yang membuatnya.
Jadi dugaanku, si Thomas mencuri idemu.
_Salam sayang, Donna

Tuhan yang Baik...
Menurutku, tidak ada orang lain yang
bisa menjadi Tuhan yang lebih baik.
Karena kamu sudah menjadi Tuhan duluan.
_Charles

Tuhan yang Baik...
Selama ini, aku tidak pernah menyampur
warna oranye dengan ungu karena
menurutku jelek, sampai aku menyaksikan
matahari terbenam yang kamu bikin pada
Selasa kemarin. Waduh, warnanya keren
banget.
_Eugene



tuhan...?
rasanya aku sudah lama tidak berkomunikasi lama denganNya. selalu saja hanya mengucapkan salam yang durasinya tak lebih dari lima menit tiap harinya..

kenapa episode berbicara dengan Tuhan akhir2 ini ratingnya tidak terlalu tinggi ya.. padahal, ada banyak cerita yang aku tampung sendiri akhir2 ini..
yang bahkan tak lagi mampu ku tau mana rasio dan mana rasa..

hmfhh..

....


tuhan yang baik..
maafkan aku yang banyak melupakanmu ya..
lindungi aku.. dan
tolong jaga semua yang ku sayang dengan baik..
karena aku tak bisa menjaga mereka dengan baik..
tolong jaga ayah..
ade sayang Allah..

_adepretu

Thursday, March 27, 2008

rasio vs rasa ala Dahlan Iskan

Akal Sehat!!

begitu Dahlan Iskan menyebutnya.
adalah sebuah kolom Radar Surabaya yang bisa tiap hariku jumpa dan kubaca bila ku mampir ke meja bapak iing akhir-akhir ini.


membaca rubrik itu, membuatku beranalogi
bagiku, akal sehat tak ubahnya sebuah slilit yang sangat membuat kita resah.
berwujud kecil memang, tapi frekuensi mengganggunya itu sangat tinggi sekali.
mau itu berwujud daging ayam, tetelan bahkan secunguk tempe kalau sudah nyangkut di sela gigi, berani taruhan lidahpun akan kesal dibuatnya. ya lidahku ini buktinya.

tak berlebihan bila slilit sama halnya benar-benar dengan akal sehat.
cuilan makanan dan seonggok rasio.
sama-sama mengganggu.

membaca tuangan akal sehat Pak Dahlan memang bisa menyunggingkan senyumku. pasalnya akal sehatnya itu benar-benar berhasil membuat aku menggodekkan kepala. tapi aku tidak bilang aku mengamininya ataupun sebaliknya ya?

tulisannya saat presiden SBY akhirnya mendelegasikan nama dirut BI ke JK karena kedua nama calonnya ditolak MPR itu salah satunya.

aku tertawa.
sumpah.
pasalnya, aku jadi teringat tulisanku yang 'digubah' oleh redakturku itu!!!!!!
hahahhahha... konyol.

akal sehat pak Dahlan berkata, jelaslah SBY akhirnya 'melempar' tugas itu ke JK, ya kalau dibilang muthung, memang iya! memang salah? and toh, bukan hanya roker kok yang manusia!

belum habis menyeruput akal sehat yang di atas, timbul lagi akal sehat Pak Dahlan lainnya. dimana penolakan itu disebut sebuah skenario yang apik.

hmffhh...
kenapa pak Dahlan itu memilih akal sehat sebagai judul rubrikasinya?
kenapa bukan akal-akalan?
atau hati nurani? (biar gabung sama Hanura, hehehhee)
atau s l i l i t?

karena 'akal sehat'nya itu apa benar-benar sehat?
karena kalau terus mengikuti episode akal sehat bersama Dahlan Iskan, rasa juga tak kalah berperan diantara rasionya. bila diskala, 60%-40% mungkin.

tunggu, akal sehat itu apa benar-benar hanya dimiliki oleh rasio?
atau itu sebuah permainan cantik antar rasio dan rasa?
atau...


terlepas akal sehat itu benar salah, baik buruk, setidaknya lelaki yang mendapat banyak simpati setelah memproklamirkan transplantasi hatinya, dia bisa mengakomodir dengan baik rasio dan rasanya.

banyak cara untuk menyingkirkan silit ini, bisa dengan tusuk gigi, kumuran air, melikuk lidah.
dan banyak juga jalan untuk menemukan pertanyaan 'kenapa' di akal sehat. bisa dengan rasio, rasa. (mau itu Su'uzon ataupun Hus'nuzon itu urusan belakangan).

um, Dahlan Iskan?
sebagai salah satu orang yang enggak mau meninggal karena belum menemukan software komputer yang bisa membuat jurnalisnya benar-benar 'teliti' dalam membuat naskah berita memang salah satu mahluk ciptaan Tuhan yang beruntung.

ambisi sangat kental didirinya.
tak salah ia pernah mengabadikan filosofi 24 karatnya di rubrik menegakkan akal sehat.
"bila ada 24 karat, kenapa mengenal 18 karat untuk mewujudkan keinginan kita?"

Saturday, March 15, 2008

Buntut Harimau - vs - Kepala Tikus


lebih baik menjadi kepala seekor tikus, dari pada menjadi buntut harimau!

awalnya peribahasa itu, sedikit mendapat banyak senyumku. Maksudku, ketika aku menanyakan hal itu ke ayah didalam taksi, banyak pikiran yang melesat nyeleneh tak karuan.

pertama aku berfikir, Ya, lebih baik menjadi buntut harimaulah, karena setidaknya dia bisa menjadi salah satu bagian dari yang terhebat, meski hanya ekor buntut!!.
tapi aku langsung berfikir, meskipun menjadi salah satu bagian dari yang terhebat, yaitu bagian dari harimau, bukankah aku hanya tampil menjadi seekor buntut?

entah kenapa, melenceng lagi pikiran ini, rasanya untuk menjadi kepala tikus pun tak mengapa, and toh aku yang menjadi lokomotif, dan bukan hal yang mustahil suatu hari aku bisa merobek kulitku dan lahir menjadi seekor macan! ya kan?.
belum terjawab, melesat lagi pikiran yang menyebalkan, kendati menjadi lokomotof, tapi itukan hewan kecil! tikus!!!! a rat!! menjadi kepala tikus apakah bisa dilihat dengan layak? menjadi kepala tikus apakah bisa mempunyai nilai yang cukup? menjadi kepala tikus apakah bisa bahagia?

dan mentok, buntut harimau? kepala tikus? ah bila aku, rasanya aku harus berfikir beberapa kali untuk memilih dan menyandang predikat itu. entahlah...


and guest what? minggu ini, aku mendapat 'salam' dari tuhan.
mengingat aku belum dapat dengan baik (bahkan tidak sama sekali) memanej egoku, padahal aku sudah membombandir akan perubahan, tuhan pun dari dekat sini mencoba melempar senyum kearahku.
senyum yang menyebalkan musti. bagaimana tidak menyebalkan, aku yang bernafas dengan kepongahan, tiba-tiba harus dihadapkan dengan suntingan!
aku, kena gubah?
aku!!!

setelah hampir delapan bulan bekerja di media ini, baru kali ini aku kehilangan harga diriku. tulisanku kena edit!
'lukisan'ku diciprati warna oleh redaktur surabayaku.
biasa di manja oleh orang medan itu, aku pun mengalami pergolakan yang luar biasa. bagaimana tidak, tulisanku bercampur tulisannya edisi ini. menyebalkan? ya pasti!
pertarungan di hati inipun terus menjadi. baik di kantor di perjalanan, di rumah, aku hidup berkecamuk dengan egoku selama beberapa hari terakhir itu. kesal? ya jelaslah!!!

sialnya kesal itu benar-benar abadi dihati. keras sekali!
tapi, untuk episode kali ini, egoku sengaja aku bungkam! aku sengaja diam tak bergeming. tak berbicara pada rekanku, tak masuk kantor, tak terima panggilan telepon, tidak redakturku, tidak pemredku, tidak siapa pun!!! aku tak mau bergeming pada apapun.

bahkan saat sebuah mobil avanza abu-abu melesat cepat disampingku, dan menyipratiku dengan kubangan air hujan berwarna coklat bau yang tepat menampar mukaku, aku tak mengutukinya, aku tidak mendampratnya si pengendara selebor itu!!!!! aku hanya mau diam.. diam. beruntung dia, (bila di episode lain, sudah aku timpuk mobilnya dari belakang pakai baterai tape recorderku yang sengaja aku jadikan amunisi di kantong belakang tas!)
gila, hebat sekali pertarungan egoku ini!
tambah rendah sekali aku saat itu merasa!

apa yang salah pada diriku?
meski redaktur itamku, memang tidak menyunting habis-habisan tulisanku, tapi mengapa ini sangat menyita perhatianku!!!!
meski redaktur medanku, menyunting tulisan karena tema yang tak seirama dengan inginnya, kenapa aku kesal?
ya kalau ganti tema, ya tulisan harus digubah sedikit bukan?
lagian ini bukan diedit kok! bila berubah, jadi lebih bagus kok. dan itu bisa lari ke oplah bukan?

pada hari yang sama, beberapa teman lamaku datang padaku. mereka mengeluh tentang agenda acara reuni SMA akbar yang bagiku sangat mencle-mencle ini. bagaimana tidak mencel-mencle, sejak awal tahun baru 2008, rapat yang diagendakan tiap bulan dua kali, agenda mereka selalu merapatkan proposal. bahkan saat bulan ke empat ini masuk, proposal masih menjadi topik utama. betapa menyedihkan mereka.

jujur, aku kesal dengan mereka yang mengaku sangat berpengalaman dengan EO, tapi tidak mengerti medan sebenarnya. lebih kesal lagi, melihat judul reuni itu, wuah, ini reuni SMA ku atau apa?

masih berbekal ego, akupun menggelontorkan judul dan tema sendiri. bila diterima, aku akan mau bergabung dalam susunan kepaniatian dan ikut berkontribusi, tapi bila tidak, ya sebaliknya!
karena tuhan sayang dan manjakanku, ideku pun diterima dengan baik dan cepat oleh teman-temanku. ya bila, mereka tidak memakai judul itu, mereka sudah kehilangan anugrah terbesar pastinya. dan janji untuk meluangkan waktu nanti di rapat-rapat selanjutnya pun harus aku tepati kedepannya.

lagi-lagi, saat bergelut dengan agenda rapat, ada sedikit yang menggangguku. ya siapa lagi kalau bukan egoku ini. bayangkan, setiap ketua panitia berbicara, aku selalu menampiknya. menepisnya.
entah kenapa, rasanya aku tak suka mendengar di berbicara. entah karena wajahnya yang datar, intonasi nadanya yang hambar, karisma yang tak kelihatan dimataku, atau karena ide pemikirannya yang tak sekaliberku? entahlah karena apa. yang jelas aku lebih suka berdiskusi ini pada temanku yang satu itu dari pada menghabiskan waktu dengan pak ketua ini.
tapi untung saja, aku tidak merasakan itu sendirian. banyak temanku yang kurang klik dengan pak ketua. ya memang tidak boleh dijadikan alasan sih. melihat itu, temanku benar ubahnya melihat aku sebagai kaum oposisidi bendera SMUN 7 ku ini. entahlah...

berbekal dua episode itu, aku memang cenderung diam bersantun.
bayangkan,
episode pertama, dia redakturku... dia atasanku.
episode kedua, dia ketua panitia... ketua acara reuni kabar sembilan angkatan.

lalu aku?

aku tak lebih hanya seorang reporter, hanya menjadi seekor buntut harimau...
sudah itu, tak kalah sedih
aku juga hanya seorang panitia cabutan, hanya seeonggok kepala tikus!


oh man!!!
what the...



_menyedihkan memang saat mendengar sinar bulanku itu palsu.. tapi biar. yang bilang bulan itu penipu, pasti orangnya item!!!


Wednesday, February 20, 2008

just allready miss u dad..

Siang ini aku melihat pemandangan yang harusnya biasa aku lihat.
Tapi, entah kenapa, hari pada jam makan siang itu menjadi sedikit dramatis.
Tepat di depanku, ada sosok perempuan yang sedang berbicara hangat dengan seorang lelaki separuh baya. Bahkan terlihat cukup hangat.

Gadis itu terlihat sangat menyimak pembicaraan yang latunkan pria separuh baya itu. Sedikit waktu, mereka tertawa bersama.
pemandangan yang menyedihkan!
soalnya indah banget!!!!

Hmmfh, ayah?
Ayah sedang apa?
Mereka seperti kita Yah,
Menghabiskan jam makan siang guna bertemu dan membahas polemik yang sedang terjadi.

Aku jadi iri.
Pasti ketika aku sedang berdua dengan ayah, banyak yang melihat ke arah kami dengan perasaan cemburu.
(Buktinya aku cemburu melihat mereka.)

Tapi..
Kalau boleh Sedikit berdalih, sebenarnya pemandangan itu tidak begitu hangat kok!
Lebih hangat aku dan ayahku kok!
Mereka hanya sesekali tertawanya,
Aku dan ayah,
setiap menit kami tertawa bersama setiap memulai topik pembicaraan.
rambutnya juga masih panjangan ayahku.
tapi, gadis itu jauh lebih feminim memang dibandingkan aku.
tapi pasti jauh lebih pintar aku!
hehehhee

Ayah sedang apa ya?
Semoga urusan Surabayanya cepat selesai.
I miss you dad!

Ayah janji,
setelah urusan Surabaya selesai, mau kembali menghabiskan jam makan siangnya denganku.
Aku tunggu janji Ayah ya?

kendati Ayah bukan ayah biologisku,
aku ingin Ayah tetap jadi Ayahku apapun yang terjadi.
Oke dad?




"Pena resto memory.."

Thursday, February 7, 2008

Kenali CPR! Jangan Salah Bertindak apalagi Telat Bertindak

Kenali CPR! Jangan Salah Bertindak atau Telat Bertindak Seratus persen hakul yakin, mengajak si kecil pergi berenang merupakan kegiatan yang menyenangkan untuk Moms dan si kecil. Tetapi bagaimana bila Mendapati si kecil tenggelam di kolam renang? Wuah, peristiwa itu pasti membuat jantung Moms seakan berhenti berdetak. Kendati itu bukanlah sebuah kolam melainkan lautan luas yang membentang di hadapan Moms, pasti Moms akan sebrangi guna menyelamatkan si kecil dan segera memberikannya Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR).CPR? Tunggu, apa benar Moms telah mengetahui dengan benar pertolongan pertama saat si kecil berhenti bernafas? Atau Moms lebih baik menunggu tim medis? Karena bukan rahasia lagi, kecelakaan kecil seperti ini bisa berakibat fatal loh Moms bila kita salah bertidak atau pun telat bertindak. Untuk itu mari kita kenal lebih dalam tentang CPR. CPR untuk si kecil. Tidak ada perbedaan mendasar CPR yang diberikan untuk anak usia 1-8 tahun dan untuk orang dewasa. Hanya saja ada perbedaan penting yang perlu diingat yaitu tekanan yang ringan.
Langkah-Langkah CPR : 1. Rebahkan korban dalam posisi terlentang. Raba detak nadi pada lengan dan periksa apa benar korban tidak sadarkan diri. Untuk meyakinkan korban sadar atau tidaknya, guncanglah tubuh korban dengan perlahan atau menepuk-nepuknya. 2. Segera Tengadahkan kepala pasien ke belakang. Untuk bayi gunakanlah hanya satu tangan untuk menekan dada, lalu salah satu tangan Moms dapat diselipkan di bawah punggung untuk memberikan sanggaan yang kuat 3. Carilah titik tekanan yang tepat dengan terlebih dahulu menentukan letak titik ujung tulang dada (sternum). Ingat, titik tekanan terletak sejauh dua Lebar jari di atasnya. 4. Letakkan telapak tangan Moms di atas titik tekanan tersebut. Angkat jari Moms menjauhi permukaan dada. 5. Tekan lurus ke bawah sebanyak 80 hingga 100 kali per menit. Tekan seeara vertikal, siku pada posisi lurus. 6. Tekan ke bawah ke arah dada sedalam 2 hingga 3 cm untuk orang dewasa. 7. Ingat bahwa setelah setiap tekanan ke-30, Moms harus meniupkan udara ke dalam paru-paru dua kali secara berurutan. Untuk bayi hembusan napas harus diberikan selama jeda waktu setelah melakukan tekanan dada sebanyak 5 kali. Lakukan terus secara berulang hingga sadar. 8. Cepat cari bantuan bila korban masih tidak sadarkan diri.

Rizal Mantovani Sukses Kemas Perjalanan Spiritual Musisi Legenda dalam Film Biopik, Chrisye!

Dapat bermain dalam sebuah film biopik tentunya merupakan satu kebanggaan tersendiri bagi seorang aktor. Bagaimana tidak, memerankan sos...