Thursday, February 7, 2008

Kenali CPR! Jangan Salah Bertindak apalagi Telat Bertindak

Kenali CPR! Jangan Salah Bertindak atau Telat Bertindak Seratus persen hakul yakin, mengajak si kecil pergi berenang merupakan kegiatan yang menyenangkan untuk Moms dan si kecil. Tetapi bagaimana bila Mendapati si kecil tenggelam di kolam renang? Wuah, peristiwa itu pasti membuat jantung Moms seakan berhenti berdetak. Kendati itu bukanlah sebuah kolam melainkan lautan luas yang membentang di hadapan Moms, pasti Moms akan sebrangi guna menyelamatkan si kecil dan segera memberikannya Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR).CPR? Tunggu, apa benar Moms telah mengetahui dengan benar pertolongan pertama saat si kecil berhenti bernafas? Atau Moms lebih baik menunggu tim medis? Karena bukan rahasia lagi, kecelakaan kecil seperti ini bisa berakibat fatal loh Moms bila kita salah bertidak atau pun telat bertindak. Untuk itu mari kita kenal lebih dalam tentang CPR. CPR untuk si kecil. Tidak ada perbedaan mendasar CPR yang diberikan untuk anak usia 1-8 tahun dan untuk orang dewasa. Hanya saja ada perbedaan penting yang perlu diingat yaitu tekanan yang ringan.
Langkah-Langkah CPR : 1. Rebahkan korban dalam posisi terlentang. Raba detak nadi pada lengan dan periksa apa benar korban tidak sadarkan diri. Untuk meyakinkan korban sadar atau tidaknya, guncanglah tubuh korban dengan perlahan atau menepuk-nepuknya. 2. Segera Tengadahkan kepala pasien ke belakang. Untuk bayi gunakanlah hanya satu tangan untuk menekan dada, lalu salah satu tangan Moms dapat diselipkan di bawah punggung untuk memberikan sanggaan yang kuat 3. Carilah titik tekanan yang tepat dengan terlebih dahulu menentukan letak titik ujung tulang dada (sternum). Ingat, titik tekanan terletak sejauh dua Lebar jari di atasnya. 4. Letakkan telapak tangan Moms di atas titik tekanan tersebut. Angkat jari Moms menjauhi permukaan dada. 5. Tekan lurus ke bawah sebanyak 80 hingga 100 kali per menit. Tekan seeara vertikal, siku pada posisi lurus. 6. Tekan ke bawah ke arah dada sedalam 2 hingga 3 cm untuk orang dewasa. 7. Ingat bahwa setelah setiap tekanan ke-30, Moms harus meniupkan udara ke dalam paru-paru dua kali secara berurutan. Untuk bayi hembusan napas harus diberikan selama jeda waktu setelah melakukan tekanan dada sebanyak 5 kali. Lakukan terus secara berulang hingga sadar. 8. Cepat cari bantuan bila korban masih tidak sadarkan diri.

No comments:

Rizal Mantovani Sukses Kemas Perjalanan Spiritual Musisi Legenda dalam Film Biopik, Chrisye!

Dapat bermain dalam sebuah film biopik tentunya merupakan satu kebanggaan tersendiri bagi seorang aktor. Bagaimana tidak, memerankan sos...