Isilah bejana hatimu dengan mendengar, berbicara, membaca dan menulis dengan porsi yang cukup. Dengan begitu rasio dan rasamu akan bisa saling menguatkan.
Wednesday, November 1, 2017
Sukseskan APFF 2017, Dengan Peduli Pada Isi Piring yang Kita Makan!
Keberanian Indonesia menjadi tuan rumah dalam acara Asia Pasific Food Forum (APFF) yang diadakan di Shangri-la Hotel (30-31 Oktober 2017) sangat perlu diapresiasi. Bagaimana tidak, di saat Indonesia masih memiliki raport merah untuk beberapa penyelesaian masalah kesehatan, sistem pangan dan lingkungan hidup, Pemerintah menunjukan keseriusannya untuk mencari solusi atas pemasalahan pangan.
Masalah pangan di Indonesia memang njelimet dan sedikit banyak membuat kita meringis. Bagaimana tidak, jika dilihat dari sudut pandang nasional, masalah pangan amatlah rumit dan jauh dari kata sederhana.
Tengok saja hasil ‘Rembuk Nasional Tiga Tahun Masa Pemerintahan Jokowi-JK’- tentang pangan- yang diadakan beberapa pekan lalu, 23/10, di JIEXPO Kemayoran.
Di sana ada beberapa persoalan yang pelik. Dimana para petani menyuarakan keluhannya mengenai subsidi, mengenai penyuluhan pertanian yang tidak berjalan dengan baik selama ini. Mengenai menuanya peralatan di industri gula yang menyebabkan produk gula petani rendah. Dan juga mengenai mahalnya pakan untuk unggas dan sulitnya memperoleh breeding sapi yang baik.
Lalu apa langkah kongkrit pemerintah untuk mengatasi masalah pangan ini? Tak main-main untuk permasalahan benih, pemerintah segera memfasilitasi petani agar bisa menghasilkan benih sendiri atau didorong terbentuknya kebun benih desa. Juga untuk penyuluhan, pemerintah berjanji melaksanakannya lebih kontinyu. Begitu pun untuk permasalahan menuanya alat produksi di pabrik gula, dan industry breeding sapi, pemerintah siap menunjang lebih apik. Karena sudah pasti, Indonesia mempunyai modal dasar untuk mengatasi mal nutrisi bahkan membangun ketahanan ekonomi
Oke, lalu bagaimana kita, ibu-ibu di rumah melihat masalah pangan? Wuah, keluhan pertama kita pasti tentang harga-harga pangan yang mahal di pasar dan di tukang sayur. Kedua, masalah monomer sekiankan makanan rumahan dan tumbuhan-tumbuhan liar yang ada di sekitar kita. Dan terakhir, masalah bangganya kita dengan junk food. Malah tak sedikit yang seperti berlomba untuk eksis makan fast food, dan mempunyai aturan harus foto junk food dulu, baru boleh di makan.
Lalu langkah kongkrit apa yang kita, sebagai orang tua, sebagai rakyat Indonesia dalam mengatasi masalah pangan sehingga bisa ikut mensukseskan APFF?
Pertama, ayo berkebun!
Masih teringat jelas, ucapan Helianti Hilman-Founder Ceo Javara, mengajak kita semua untuk berkebun dan tidak boleh beralasan tak ada lahan di rumah untuk bercocok tanam, ketika menjadi pembicara di Kementerian Kesehatan RI (26/10) saat mengkampanyekan APFF di depan bloggercrony dan para blogger kesehatan.
“Menanam sayuran tidak selalu membutuhkan tanah. Kecambah, apa perlu tanah?,” tanya Herlianti yang langsung dijawab dengan gelengan kepala oleh kami para blogger.
Dan benar saja, menanam kangkung, bayam, bawang apa diperlukan tanah semester? Tidak. Sekarang banyak media atau wadah yang bisa diaplikasikan untuk menanam tanpa harus mencangkul tanah bermeter-meter. Jadi ayo kita mulai menanam tanaman yang bisa kita makan dirumah sendiri sehingga kita bisa memangkas harga pangan dan mendapatkan sayuran yang organic dari kebun sendiri,” sambungnya.
Kedua, Jangan Pandang Sebelah Mata Tumbuhan Liar.
Tahukah kita tumbuhan liar merupakan subsidi Tuhan untuk kita. “Bayangkan, tanaman liar seperti daun kelor menurut riset diluar negeri, mempunyai kandungan 14 kalsium, 14 kali lebih tinggi dari susu, bahkan proteinnya dua kali lebih tinggi daging sapi, kandungan Vitamin A-nya lebih tinggi dari wortel, Vitamin C-nya pun lebih tinggi dari jeruk, Airnya lebih tinggi dari bayam dan Potasiumnya lebih tinggi dari pisang,” papar Herlianti sambill tersenyum puas dan sukses membuat saya maupun blogger yang hadir pun langsung melongo.
“Dan hebatnya daun kelor itu, enggak diurus pun tumbuh subur! Apa namanya cobakalau bukan Subsidi Tuhan?,” pungkas wanita yang menutupi kepalanya dengan turban berwana biru.
Tak hanya daun kelor, tanaman liar seperti pegagan, kerokot pun merupakan tanaman pangan liar jenis dedaunan yang banyak mengandung kalsium, bahkan kandungan kalsium pegagan itu sangat tinggi seimbang dengan kalsium pada susu. Jadi daripada Revolusi Putih mewajibkan masyarakat meminum susu, lebih baik memanfaatkan subsidi Tuhan ini dan masalah gizi buruk pasti bisa diatasi.
Ketiga, Perhatikan Gaya Hidup Anda
Ketika jaman semakin maju, kondisi perekonomian mulai membaik, PR negara kita adalah ancaman penyakit tidak menular (PTM), seperti Jantung, kolesterol, stroke yang disebabkan pola makan enak, pola hidup enak.
Jadi sudah pasti yang mager alias malas gerak, rajin makan junk food, dan tidak pernah olahraga, pasti dapat salam dari PTM.
Dan ironisnya, permasalahan gizi buruk saat ini sepertinya sudah berbanding lurus dengan masalah PTM karena gaya hidup yang tidak sehat. Ayo, perhatikan isi piring yang akan kita makan. Ayo sukseskan APFF dengan memberi perhatian dengan apa yang kita makan.
Sunday, October 29, 2017
Kenapa Saat Wanita PMS, Selalu Memburu Cokelat
Pada saat perempuan memasuki masa menstruasinya, tingkatan stresnya pasti akan meningkat seiring dengan perubahan suasana hati yang ekstrim. Enggak heran saat enak-enak kumpul, yang lain asyik tertawa, nah yang (Premenstrual syndrome) PMS mendadak bisa baper atau bahkan marah karena sensitif sama hal yang enggak jelas, seakan-akan badan dimana tapi pikiran kemana. Semua disingitin. Oke, Jadi, semua pasti salah di mata cewek PMS? yoi, pasti! he-he-he. Mau cowok atau cewek, kalau pas ngadepin cewek PMS, pasti harus banyak-banyak sabar.
Sekarang permasalahannya, gimana cara nyenengin pas cewek PMS? cuma dua jawabannya. Shopping sama makan coklat. Tapi tenang, kita enggak ngebahas shopping. karena kalau shopping, harus nyiapin waktu and budget lebih. Mending kita bahas yang murce aja ya.. murah ceria.
Coklat. Benar nggak yah Coklat merupakan cara tepat mengatasi PMS? Jika kamu sering merasa ingin makan cokelat pada waktu-waktu tertentu, terutama saat lagi sedih, gelisah atau menjelang haid. Ternyata yes! ternyata ada hubungan erat antara cokelat dan PMS lho!
Bukan rahasia lagi coklat mengandung zat antioksidan yang dapat menjaga kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah dan dalam segi psikis manusia, coklat sukses bisa menimbulkan perasaan rileks.
Wow! Semagis itu kah buah yang bernama latin Theobroma cacao? Shht.., bukan hanya itu. Hebatnya lagi coklat dapat membantu meningkatkan kecantikan. Sebut saja seperti dapat menjaga utuh kelembutan, melembapkan, mengencangkan dan juga dapat memperlambat penuaan pada kulit, termasuk mencegah kerutan pada wajah.
Manfaat Coklat untuk Kesehatan
Coklat dengan kandungan kakao (biji coklat) lebih dari 70% memiliki manfaat untuk kesehatan. Yaitu kaya akan kandungan antioksidan yaitu fenol dan flavonoid. Dengan adanya antioksidan, coklat pun mampu untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh. Besarnya kandungan antioksidan ini bahkan tiga kali lebih banyak dari teh hijau, minuman yang selama ini sering dianggap sebagai sumber antioksidan.
Dengan adanya antioksidan, membuat coklat menjadi salah satu minuman kesehatan. Fenol, sebagai antioksidan mampu mengurangi kolesterol pada darah sehingga dapat mengurangi risiko terkena serangan jantung juga berguna untuk mencegah timbulnya kanker dalam tubuh, mencegah terjadinya stroke dan darah tinggi. Selain itu kandungan lemak pada coklat kualitas tinggi terbukti bebas kolesterol dan tidak menyumbat pembuluh darah.
Coklat juga mengandung beberapa vitamin yang berguna bagi tubuh seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin C, vitamin D, dan vitamin E. Selain itu, coklat juga mengandung zat maupun nutrisi yang penting untuk tubuh seperti zat besi, kalium dan kalsium.
Kakao sendiri merupakan sumber magnesium alami tertinggi. Jika seseorang kekurangan magnesium, maka akan dapat menyebabkan hipertensi, penyakit jantung, diabetes, sakit persendian dan masalah bulanan wanita yaitu PMS. Selain itu, cokelat juga mampu memicu produksi serotonin. Daan itulah yang membantu meningkatkan suasana hati Anda selama masa PMS.
Jadi hematnya, dengan makan atau minum coklat akan menambah magnesium dalam asupan gizi harian yang menyebabkan meningkatnya kadar progesteron pada wanita. Nah, sekarang tau kan alasan mengapa saat wanita PMS, selalu memburu cokelat?
Thursday, October 26, 2017
Yuk Temui 'Noni Belanda', di Toilet Kafe Batavia
Kafe Batavia
Keaslian Sea Food Noni Belanda
Langkah yang tepat memang, bila bangunan yang sudah berdiri dari tahun 1805 ini dialih fungsikan menjadi café pada tahun 1993. Berlokasi persis di sebrang museum Fatahilah pun menambah poin kalau café Batavia ini mempunyai daya tarik tersendiri.
Dari fasadnya, gedung bangunan bekas kantor dan tempat tinggal para ‘tuan menir’ ini memang sengaja tidak mengalami banyak perubahan. Tak ayal kesan nilai keorisinilan sejarahnya pun amat kental. Baik interior, eksterior, pernak-pernik, musik yang diputar sampai pada menu makanan pun dipertahankan dengan keaslian rasanya.
Nah untuk anda penyuka daging sapi, ada baiknya anda menusuk Daging sapi Gulung dengan Jamur Inoki dan Fat Cai. Terlihat beberapa jamur inoki itu dengan manis digulung oleh daging sapi yang sudah dipipih haluskan. Daging sapi yang empuk dan siraman sausnya pun sengaja tidak dibuat kuat rasanya agar rasa idealis jamur tersebut lebih menang.
Tak selesai di situ, ada lagi satu menu andalan Kafe Batavia, yaitu Mie Hongkong dengan Hidangan Laut. Seperti fillet ikan ,udang , cumi dan crab stick. Sedikit agak asin memang mie hongkong ini, tapi bila dicampur dengan beberapa potong menu seafood yang ditabur diperlembaran mie hongkong ini, rasa asin pun sedikit tebas.
Puas menikmati hidangan, bila anda ingin ke kamar mandi, sebaiknya jangan ragu-ragu! Pasalnya kejutan café Batavia yang sebenarnya ada di toilet. dan benar saja, jika sebagian kalangan café menganggap ruang toilet adalah ruangan sepele yang tidak memerlukan sentuhan khusus.
Tidak begitu dengan café Batavia. Karena di sini, ruang tersebut dikemas seperti ruang studio mini. Dengan dinding full dengan frame foto yang luar biasa ekstremenya, serta cermin ruang toilet yang besar. Sungguh cantik.
Shtt, Kalau Anda beruntung, anda juga bisa bertemu ‘noni Belanda’ yang cantik loh!,” karena tak sedikit yang bergidik kalau mengunjungi di toilet tersebut.
Cafe Batavia
Jl. Pintu Besar Utara No. 14
Taman Fatahillah, Jakarta
Tuesday, October 17, 2017
Yippie!!! Asuransi Astra meluncurkan layanan baru bernama Garda Oto Digital dengan berjuta bonus!
Beberapa pekan lalu, tepatnya Selasa (10/10/2017) di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan, Asuransi Astra baru saja meluncurkan layanan baru bernama Garda Oto Digital.
Garda Oto Digital merupakan sebuah layanan asuransi kendaraan bermotor yang bisa dibeli, diklaim secara online, khusus untuk memanjakan para pelanggan Asuransi Astra.
Sebelum ada aplikasi versi baru, klaim Asuransi Astra selama ini memang dilakukan secara manual. Nah, sadar akan pertumbuhan pengguna internet yang semakin pesat dan kebutuhan masyarakat yang serba cepat dan efisien, Asuransi Astra pun mempunyai terobosan saluran layanan baru dengan nama Garda Oto Digital.
Garda Oto Digital sendiri hadir melengkapi platform digital Asuransi Astra yang terdiri dari berbagai aplikasi seperti Garda Mobile Otocare, Garda Mobile Medcare, Garda Mobile HRakses, Garda Mobile CRakses, Garda Mobile Otosales, dan Garda Mobile Otosurvey.
Cara mendapatkan layanan Garda Oto Digital sangat mudah :
1. Pelanggan hanya cukup mengakses situs website www.gardaoto.com
2. Pelanggan membaca informasi layanan dan highlight fitur dari Garda Oto Digital.
3. Klik BELI yang terletak pada pojok kanan atas halaman
4. Pada halaman Step 1 Info Kendaraan, Lengkapi form informasi perlindungan, kendaraan dan jadwal survey yang diinginkan, lalu klik LANJUT.
5. Pada halaman Step 2 Dokumen & Data, Lengkapi form dokumen dan data diri tertanggung, lalu klik LANJUT.
6. Pada halaman Step 3 Pembayaran, Baca ulang kembali ringkasan data order dan total biaya polis dan pilih metode pembayaran, lalu klik BAYAR SEKARANG.
7. Pelanggan akan melengkapi data pembayaran dan menyelesaikan pembayaran
Lalu kemudahan apa saja sih dalam Garda Oto Digital yang bakal ngasih kita banyak bonus ini? Well, Garda Oto Digital punya tiga kemudahan, yaitu :
1. Makin Gampang Pilih Lokasi Klaim
Dulu, Anda tak memiliki opsi lain untuk mengurus polis dan klaim asuransi mobil. Anda harus datang ke kantor asuransi di jam kerja, merasakan antrian pelayanan, dan menghadapi kemacetan lalu lintas. Kini, Anda punya opsi lain. Di kantor, di rumah, di manapun, klaim #MakinGampang dengan layanan survei di lokasi pilihan Anda berada.
2. Gampang Antar Jemput Kendaraan
Dulu, mungkin agak butuh waktu dan proses lama untuk antar jemput mobil Anda yang mengalami kerusakan. Kini, Garda Oto meningkatkan layanan antar jemput kendaraan sehingga menuju dan dari bengkel bikin klaim #MakinGampang.
3. Gampang Pantau Status Klaim
Dulu untuk tahu perkembangan klaim, Anda harus menelpon dan mungkin keluar biaya atau menyedot pulsa Anda. Dan berulang kali bertanya, jika belum ada kepastian. Kini, dengan Garda Mobile Otocare, memantau status perbaikan kendaraan jadi #MakinGampang. Cukup dengan sentuhan jari, rasakan pengalaman berasuransi paling mudah melalui berbagai fitur dan layanan inovatif.
Kok, Sudah #MakinGampang Klaimnya, Banyak Bonusnya Pula?
Nah ini! Selain memanjakan para pelanggannya dengan pelayanan Garda Oto Digital dan dapet kejutan bonus, para pelanggan Garda Oto Digital yang membeli perlindungan Comprehensive juga dapat rezeki nomplok dari Garda Oto
1. Berkesempatan ikut Spin to Win Samsung Galaxy Note 8.
2. Pelanggan juga mendapatkan bunga cicilan 0% dengan kartu kredit Bank BCA, Bank Mandiri, Permata Bank.
Wuah, pokoknya semua layanan dan fitur Garda Oto Digital benar-benar memberikan jaminan peace of mind bagi pelanggan Astra deh. Lagi pula sesuai dengan pernyataan CEO Asuransi Astra Rudy Che, “"Fokus inovasi berkelanjutan melalui produk dan layanan, kami yakin dapat menjadi sarana yang baik dalam upaya mencapai visi kami Bring Peace of Mind to Millions. Untuk itu, saya berharap yang kami lakukan ini dapat memberi manfaat yang benar-benar berkesan untuk pelanggan sesuai strategi kami tahun ini, yaitu simply memorable," tuturnya mantap! Wuih keren kan!
Oiya, saat ini, Garda Oto Digital memang ditujukan hanya bagi pengguna mobil di area Jakarta. Untuk informasi lengkap tentang Garda Oto Digital atau buat Anda yang mau beli asuransi Astra agar bisa dapetin bonus jutaannya, bisa cek langsung di websitenya gardaoto.com loh!
Saturday, October 14, 2017
Asuransi? Butuh Enggak Ya?
Asuransi? Butuh Enggak Ya?
Apa yang menggantung di fikiran Anda ketika mendengar kata asuransi?
“Hiyy, bayar tiap bulan, dan dipakenya pas sakit atau keluar duitnya pas gue mati doang!”
“Duh, gue sehat, lagian ntar kalo gue berenti, pas gue ambil duitnya dikit banget lagi!”
“Ikut asuransi? Besok ajalah, duit gue udah abis buat bayar kartu kredit!,”
“Wah enggak deh, so far udah ada gaji and kontrakan. Jadi kalo ada apa-apa bisa gue andelin itu duit tabungan,”
“Asuransi? Enggak lah, udah ada BPJS,”
*** Oke, Lalu apa yang menggantung di fikiran Anda ketika menjenguk, sanak saudara atau teman terdekat Anda yang jatuh sakit dan mengetahui biaya rumah sakitnya sungguh mencengangkan nominalnya. “Njir, mahal banget biayanya. Untung dia punya asuransi. Jadinya gap using cari biaya RS, ” “Duh, kasihan.. biaya rumah sakitnya mahal, jadi utang dimana-mana, keluarganya gimana itu nanti bayarnya. Coba dia punya asuransi…”
*** Lalu bagaimana perasaan Anda ketika mendapat kabar berita duka cita jika sanak saudara atau teman terdekat Anda telah meninggal dunia dan meninggalkan istri dan anak-anak yang masih kecil. “Hmmh, Enggak tega lihat istrinya nanti harus banting tulang demi mencukupi kebutuhan rumah tangga dan biaya sekolah anak-anaknya. Andai suaminya punya asuransi, pasti istrinya masih punya pendapatan dari hasil proteksi asuransi suaminya dan anak-anaknya masih bisa sekolah dengan proteksi uang asuransi ayahnya,” “Setelah suaminya meninggal, gimana nasib istri and anak-anaknya yang masih kecil itu ya? Untung katanya suaminya udah ikut asuransi, jadi istrinya tenang karena pendidikan anak-anaknya sudah terjamin,”. Enggak sedikit memang orang yang belum mengetahui manfaat dari memiliki asuransi. Pemikiran asuransi akan menjadi beban dalam pengeluaran sehari-hari, bisa saja karena orang-orang tersebut belum memahami apa itu manfaat asuransi. Padahal terbukti, Asuransi sangat berperan dalam menanggung risiko jika terjadi hal yang tidak kita inginkan. Oke, memang apa sih manfaat ikut asuransi? Manfaat Ikut Program Asuransi Karena hidup penuh dengan risiko, memiliki asuransi adalah solusi memproteksi diri dari resiko-resiko yang ada. Risiko sakit, kehilangan aset, kecelakaan, bahkan sampai kematian bisa saja terjadi tak terduga. Jangan sampai saat terjadi risiko tersebut, kita (dan keluarga kita)semakin menderita tanpa adanya proteksi asuransi. Karena itu, memiliki asuransi memberikan banyak manfaat bagi kita, di antaranya: 1. Membuat Hidup Lebih Tenang Tidak ada yang mengetahui suatu saat kejadian buruk akan datang menghampiri kita. Berjaga-jaga adalah kunci terbaik agar terhindar dari hal tersebut. Karena itu, peranan asuransi di sini sangatlah penting. Dengan memiliki asuransi, kerugian dapat diminimalkan. Sebab ada jaminan perlindungan dari setiap klaim yang dilakukan. Dengan begitu, hidup pun menjadi lebih tenang. Kenapa kepala rumah tangga harus mendapat perlindungan? Karena ia sayang sama istri dan anak-anaknya 2. Menjadi Sarana Menabung dan Berinvestasi Apakah Anda ingin berinvestasi, tetapi tidak tahu harus memilih yang mana? Anda dapat memulai dengan investasi yang digabung dalam satu paket asuransi atau yang dikenal dengan nama unit link. Investasi ini bukan berguna untuk diri Anda saja, melainkan juga bisa kepada orang terdekat. Memiliki investasi akan membuat Anda memiliki keuntungan pada masa depan. Selain itu, keuntungan saat ini dapat berkembang dan dapat dimanfaatkan untuk hari esok. 3. Meminimalkan Kerugian Secara tidak langsung, sebetulnya asuransi adalah cara untuk memaksa nasabahnya menabung dan baru akan terasa sekali manfaatnya ketika pemegang polis mengalami risiko. Memiliki asuransi akan membantu Anda untuk mengatasi segala risiko yang terjadi. Jadi, kenapa kepala rumah tangga harus punya perlindungan? Karena Ia sayang istri dan anak-anaknya. Percaya, jawaban butuh tidaknya asuransi saat kita ditanya saat kita sehat atau sakit, pasti akan berbeda jawabannya. Apakah kita butuh asuransi? Kita ketika sehat : Enggak Apakah kita butuh asuransi? ketika kita sakit : Butuh!! Dan untuk Anda yang ingin melindungi diri Anda demi menjaga kehidupan istri dan putra-putri Anda kelak, just call me. i.m PRU Riska Andrianasari 081574549488
Wednesday, September 13, 2017
Pabrik Keju Baros! Surganya Keju di Sukabumi
Sehari Delapan Ton Susu Sapi di Rebus!
Jalan menanjak berbatu dan puluhan hutan pinus yang rindang mengantarku menuju Pabrik keju Natura ala Gouda. Kurang lebih 500 meter jarak yang harus ditempuh dari gerbang untuk mencapai bibir pintu Pabrik Keju Baros. Pabrik keju yang dikelola oleh Bukit Baros Cempaka (BBC) itu terletak di desa Sasagaran, Baros, Sukabumi sejak tahun 1999.
Pabrik keju Natura ala Gouda bisa ditempuh melalui Jalan Raya Cisaat Sukabumi, yang menuju Jalan Raya Cemerlang atau ke arah Segaraanten yang mengarah ke Jalan Raya Baros. Tak begitu mulus memang jalan menuju baros, tapi rasa penasaran untuk melihat pabrik keju seakan melenyapkan guncangan-guncangan jalan tersebut. Apalagi aroma keju kian lama kian kuat hingga sukses menggoda senyum kita sambil membayangkan lumernya keju dilidah kita. Umm menyusuri jalan berbatuan sepertinya yak pantas untuk dikeluhkan.
Rumah Keju
Ya, siapa yang tidak tertarik untuk mengetahui proses pembuatan keju? Pabrik? Mendengar kata pabrik saja angan-angan kita sudah bermain. Sebuah bangunan besar dengan mesin-mesin canggih yang mengeluarkan suara khas.
Nah, sebaiknya jika anda mengunjungi pabrik Keju Bandros, buang jauh-jauh pikiran tentang pabrik keju yang besar, luas, bangunan yang menjulang tinggi dengan penjagaan yang ketat. Karena ternyata pabrik keju Baros hanyalah bangunan mungil yang berfasad rumah dan amat terlihat hommy.
Untuk memasuki rumah keju, kami pun harus menaiki lantai dua. Dari situ kita bisa menyaksikan proses pembuatan keju. Dari mulai susu di pasteurisasi, mencetak keju sampai penyimpanan keju dalam gudang semua terlihat jelas. Pabrik Natura Ala Gauda memang tergolong kecil karena hanya dijalankan kurang lebih 15 karyawan yang berasal dari desa setempat. “Untuk karena banyaknya pesanan, ke depan kami ingin renovasi. Dimana akan ada pelebaran pabrik,” loroh Ir. Made Sumarhaeni, pemandu wisata keju Baros
Asli Keju Belanda
Sang pemilik pabrik keju Guoda, Rahmat Rachmatio memang sengaja membangun pabrik keju minimalis di atas tanah 26 hektar. “Dulu kawasan ini adalah sebuah villa dan peternakan sapi besar, lalu seiring berjalan waktu, Pak Rahmat pun mencoba untuk serius membangun pabrik keju Guoda karena banjirnya susu sapi miliknya,” papar Made.
Rahmat sang penggila keju pun tak main-main dalam membangun pabrik keju.
“Chef pertama kami kami datangkan chef asli dari Belanda. Hingga kualitas keju pun benar-benar asli Guoda. Bahkan sampai menggunakan susu sapi black and white yang didatangkan dari Belanda. Selanjutnya sapi ini dipilih karena bisa beradaptasi di alam Indonesia,” sambung Made.
Tiga Jenis Keju
Seperti diketahui pembuatan keju adalah proses yang dilakukan untuk mengolah susu hingga menjadi berbagai jenis keju. Keju memiliki gaya dan rasa yang berbeda-beda, tergantung jenis air susu yang digunakan, jenis bakteri atau jamur yang dipakai dalam fermentasi, dan lama proses fermentasi maupun penyimpanannya.
Memasuki usianya yang ke 12, Gaoda pun tetap bertahan dengan tiga jenis keju andalannya, yaitu Old Gaoda Cheese, Middle Gaoda Cheese dan Young Gaoda Cheese. “Sedang Mozarella Cheese baru kita kembangkan tiga tahun terakhir ini,” jelas Made.
Gaoda mempunyai rasa keju yang amat lembut. tak ayal karena keju yan dibuat memang asli dari susu yang kental. “Tiap hari kami mengolah delapan ton susu sapi. karena dari 100 kilo susu, hanya akan menjadi 8 ½ kilo keju,” ujar Made. Melihat murninya keju yang dibuat, Guoda pun dipercaya untuk mensuplay kebeberapa toko bakery ternama.
Ragamnya keju Gaoda diciptakan dikarenakan berbedanya jenis penggunaannya. “Sejak dulu Guoda memang hanya mengeluarkan tiga jenis keju selain Mozzarella Cheese. Dimana Old Gaoda dipakai untuk adonan kue kering, Middle Gaoda dipakai semacam untuk toping macaroni, dan young Gaoda yang siap dimakan langsung,” tutur Made dengan logat balinya yang masih kental
Untuk itu pada tahap fermentasi amat diperhitungan untuk Old Gaoda didiamkan selama empat bulan, sehingga warnanya pun kuning dan mengeluarkan aroma fermentasi yang amat kuat. sedangkan Middle Gaoda disimpan selama dua bulan, warna kejunya pun tak sekuning Old gaoda walau tingkat aromanyaa hampir sama kerasnya dengan Old Gaoda. Terakhir young Gaoda, disimpan selama satu setengah bulan, warnanya pun kuning pucat dan aroma fermentasinya masih ringan.
Lima Tahapan Pembuatan Keju Guoda.
Pengasaman
Susu dipanaskan (pasteurisasi) sampai 65*C agar bakteri asam laktat, yaitu Streptococcus and Lactobacillus dapat tumbuh sehingga bisa memakan laktosa pada susu dan merubahnya menjadi asam laktat. Saat tingkat keasaman meningkat, zat-zat padat dalam susu seperti protein kasein, lemak, beberapa vitamin dan mineral ini akan seperti tahu dan membentuk dadih.
Pengentalan
Bakteri rennet ditambahkan ke dalam susu yang dipanaskan yang kemudian membuat protein menggumpal dan membagi susu menjadi bagian cair (air dadih) dan padat (dadih). Setelah dipisahkan, air dadih kadang-kadang dipakai untuk membuat keju seperti Ricotta dan Cypriot hallumi namun biasanya air dadih tersebut dibuang. Dengan bantuan sebuah alat yang berbentuk seperti kecapi, dadih keju dihancurkan menjadi butiran-butiran. Semakin halus dadih tersebut maka semakin banyak air dadih yang dikeringkan dan nantinya akan menghasilkan keju yang lebih keras.
Rennet mengubah gula dalam susu menjadi asam dan protein yang ada menjadi dadih. Jumlah bakteri yang dimasukkan dan suhunya sangatlah penting bagi tingkat kepadatan keju. Untuk proses ini memakan waktu antara 10 menit hingga 2 jam, tergantung kepada banyaknya susu dan juga suhu dari susu tersebut.
Pengolahan dadih
Setelah pemberian rennet, beberapa keju lunak dipindahkan dengan hati-hati ke dalam cetakan. tetapi ada juga keju yang dadih diiris sebesar beras dan dicincang menggunakan tangan atau dengan bantuan mesin supaya mengeluarkan lebih banyak air dadih. Dan semakin kecil potongan dadih maka keju yang dihasilkan semakin padat.
Persiapan sebelum pematangan
Pencetakan
Saat dadih mencapai ukuran optimal maka ia harus dipisahkan dan dicetak. Untuk keju-keju kecil, dadihnya dipisahkan dengan sendok dan dituang ke dalam cetakan. Untuk keju yang lebih besar, pengangkatan dari tangki menggunakan bantuan sehelai kain. Sebelum dituang ke dalam cetakan, dadih tersebut dikeringkan terlebih dahulu kemudian ditekan lalu dibentuk.
Penekanan
Keju haruslah ditekan sesuai dengan tingkat kekerasan yang diinginkan.Untuk keju lunak, penekanan biasanya tidak dilakukan karena berat dari keju tersebut sudah cukup berat untuk melepaskan air dadih. Begitupun halnya dengan keju iris, berat dari keju tersebut menentukan tingkat kepadatan yang diinginkan. Meskipun demikian, sebagian besar keju melewati proses penekanan. Waktu dan intensitas penekanan berbeda-beda bagi setiap keju.
Pengasinan
Setelah keju dibentuk,beberapa keju-keju yang berukuran besar diasinkan dengan cara direndam dalam air garam. Perendaman keju bisa menghabiskan waktu 2-4 bulan. Selain memberikan rasa, garam juga membantu menghilangkan air berlebih, mengeraskan permukaan, melindungi keju agar tidak mengering serta mengawetkan dan memurnikan keju ketika memasuki proses maturasi karena garam memperlambat proses proliferasi mikroorganisme.Selama proses tersebut, keju harus dicek setiap saat untuk menghindari terjadinya pembusukan.
Pematangan / fermentasi
Terakhir, setelah perendaman dengan air garam, potongan-potongan keju itu dikeringkan dan di cat untuk segera dilakukan fermentasi di dalam gudang yang mempunyai kelembaban 18C. lamanya fermentasi pun tergantung dari jenis keju.
Kenali Filosofi Sekolah
FILOSOFI PRASEKOLAH: Yang Mana Yang Terbaik Untuk Anakku?
Filosofi sekolah? Apaan sih itu? Selama ini Anda mengenalnya sebagai “nama” sekolah, seperti Montessori, Waldorf, High/Scope dan Reggio Emilia. Ya, itu bukan sekadar nama, melainkan filosofi atau ancangan pendidikan yang menjadi pondasi dari kurikulum dan program yang diterapkan di kelas.
Beberapa prasekolah lebih fokus pada permainan kreatif dan belajar individual, namun ada prasekolah yang lebih menekankan pada kerja berkelompok; ada yang mengutamakan bermain sebagai kegiatan belajar pokok sementara prasekolah yang lain menambahkan belajar akademis dengan cara tradisional. Anda semustinya memilih prasekolah yang memenuhi kebutuhan anak Anda dan kebutuhan Anda sendiri.
Montessori
Filosofi sekolah Montessori berdasarkan karya Maria Montessori, seorang pendidik Italia, yang mendirikan gerakan ini pada 1907. Ide dasar Montessori: anak-anak adalah pembelajar individual dan guru bertindak sebagai pembimbing.
Anak-anak melakukan berbagai aktivitas secara langsung. Bahan-bahan bermain yang dirancang untuk tujuan-tujuan khusus yang memandu anak waktu bermain anak.
Montessori menekankan tanggung jawab pribadi dengan mendorong anak-anak untuk merawat milik dan kebutuhannya sendiri, seperti menyiapkan kudapannya dan membersihkan mainannya.
Anak-anak bisa belajar bersama dalam satu kelas walau usia mereka berbeda-beda. Mereka didorong untuk saling membantu dalam belajar.
Fokus pada belajar individual memungkinkan murid untuk belajar dengan kecepatannya sendiri. Montessori bisa menjadi lingkungan yang sehat bagi anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus.
Para instruktur Montessori lulus dari program pelatihan khusus. Sekolah-sekolah Montessori di Indonesia berafiliasi dengan Association Montessori Internationale (AMI). Namun ada juga sekolah yang memakai nama Montessori tapi tak berafiliasi dengan organisasi Montessori.
Untuk itu, cermatlah dengan membaca misinya dan kurikulum sekolah Montessori yang akan diikuti anak Anda.
Waldorf
Sekolah Waldorf pertama berdiri pada 1919. Filosofinya berdasarkan ide-ide pendidik Austria, Rudolf Steiner. Prinsip dasar program Waldorf adalah rutinitas. Jadwal harian dan mingguan mengikuti irama yang konsisten. Gurunya pun seringkali tetap bersama dengan sekelompok murid yang sama, bahkan sampai delapan tahun. Ini memungkinkan mereka membentuk hubungan yang saling percaya. Suasananya seperti rumah, dengan perabotan dan alat-alat bermain alamiah. Kurikulumnya berorientasi pada kelompok.
Waldorf menekankan belajar kreatif, seperti bermain peran, membaca cerita, bernyanyi, dan memasak. Tujuan sistem ini adalah mengembangkan emosi, fisik dan intelektual anak. Sekolah Waldorf cocok untuk murid yang irama hidupnya teratur.
Sekolah harus berafiliasi dengan organisasi internasional untuk memakai nama Waldorf. Gurunya pun musti menerima latihan khusus dari organisasi Waldorf.
Reggio Emilia
Sekolah-sekolah Reggio Emilia berdasarkan prasekolah yang sangat sukses yang dikembangkan oleh penduduk kota Reggio Emilia, Italia, selama tahun 1940-an. Seperti di Montessori, murid yang memimpin proses belajar. Kurikulumnya terdiri atas proyek-proyek yang sesuai dengan minat muridnya. Guru mengamati spontanitas rasa ingin tahu murid, lalu membimbing mereka untuk menciptakan proyek yang mencerminkan usaha mereka.
Anak-anak diharapkan belajar melalui kesalahan-kesalahannya daripada karena dikoreksi gurunya. Ini karena murid dianggap sebagai pembelajar yang sederajat. Permainan dan proyek-proyek mereka didokumentasikan dalam foto-foto dan rekaman dengan kata-kata mereka sendiri. Ini memungkinkan guru dan orangtua mengikuti kemajuan tiap anak dan sekaligus membuat anak-anak merasa kalau tindakannya sangat bermakna.
Sekolah Reggio Emilia menekankan kreativitas dan penyajian artistik. Sekolah ini bisa menjadi pilihan bagus bagi murid yang tengah belajar bahasa.
High/Scope
High/Scope dimulai oleh Dr. David Weikart, seorang pendidik asal Michigan, pada 1970. Program ini kurang menekankan perkembangan sosial dan emosional dan lebih fokus pada perkembangan kecakapan akademis. Anak-anak dan orang dewasa belajar bersama-sama, dan murid didorong untuk mengambil keputusan-keputusan sendiri, baik soal bahan-bahan maupun aktivitasnya.
High/Scope mengutamakan pengalaman belajar seperti mengatur barang-barang, menghitung dan menyebutkan waktu serta kegiatan linguistik dan kreatif seperti bernyanyi dan bercerita. Beberapa sekolah memasukkan komputer dalam proses belajar.
High/Scope pada mulanya dikembangkan untuk anak-anak perkotaan yang berisiko. Sekolah ini cocok untuk anak-anak yang akan lebih berkembang jika mendapat perhatian perorangan, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.
Bank Street
Prasekolah Bank Street berdasarkan program pendidikan anak usia dini (PAUD) yang dijalankan oleh Bank Street College of Education di New York City, yang didirikan oleh Lucy Sprague Mitchell pada 1916. Anak-anak dianggap sebagai pembelajar aktif dan dunia di sekitar kita dianggap sebagai alat pengajaran terbaik.
Pelajaran berfokus pada ilmu-ilmu sosial, seperti sejarah, geografi dan antropologi. Pelajaran seni dan ilmiah dimasukkan di dalam pelajaran budaya sehingga menghasilkan kurikulum yang terpadu.
Mainan-mainan di kelas bersifat dasar, yang mendorong anak-anak melatih imajinasinya. Anak-anak bisa belajar sendirian maupun dalam kelompok, dengan bimbingan guru yang mendapat pelatihan khusus. Bank Street baik untuk anak-anak yang lebih suka berada dalam lingkungan yang kurang terstruktur.
Berbasis Permainan/Sesuai dengan Tahap Perkembangan
Prasekolah seperti ini sangat jamak. Prinsip pokoknya adalah mengutamakan partisipasi dalam kegiatan yang sesuai dengan umur anak, seperti bermain tak terstruktur, mendengarkan dongeng bersama seluruh kelas, dan kegiatan-kegiatan lain dengan tema tertentu.
Anak-anak didorong belajar melalui bermain, walau beberapa sekolah menambahkan pelajaran akademis sesuai tuntutan jaman. Sekolah ini biasanya mencomot filosofi lain atau mencampurnya.
Prasekolah Berbasis Proyek
Sekolah-sekolah berbasis proyek menganggap anak-anak sebagai pembelajar individu dan guru adalah pembimbingnya. Murid-murid bekerja bersama-sama dan dengan gurunya belajar memilih, merencanakan dan menyelesaikan berbagai proyek.
Pelajaran diperkuat dengan kunjungan lapangan, seperti pergi ke toko, pabrik, museum, kantor, dll. Ancangan ini mengutamakan penerapan kecakapan dan kebiasaan belajar positif dengan berusaha membuat proses belajar semenyenangkan mungkin. Ini program yang bagus bagi anak-anak yang lebih berhasil dalam lingkungan tak terstruktur.
Religius
Banyak gereja dan organisasi yang berasaskan agama kemudian mendirikan prasekolah. Mereka bisa saja mengikuti salah satu filosofi pendidikan seperti di atas, namun memasukkan unsur-unsur relijius tertentu. Kalau Anda tertarik dalam program berdasar reliji, pastikan untuk menanyakan kurikulum dan filosofinya juga.
Komunitas
Pusat-pusat komunitas dan tempat penitipan anak kadang-kadang juga membuat program prasekolah. Ada yang berdasarkan tempat kerja ibunya, organisasi istri pekerja perusahaan tertentu atau organisasi lokal lainnya. Seperti sekolah relijius, prasekolah ini bisa mengikuti salah satu atau kombinasi dari beberapa filosofi. Jadi, jangan lupa untuk menanyakan filosofi dan kurikulumnya.
Language Immersion
Di prasekolah immersion, semua atau kebanyakan pelajaran dilakukan dalam bahasa baru. Guru bisa menunjukkan artinya sambil ia bicara, tetapi jarang atau tak pernah menerjemahkannya. Metoda ini terbukti lebih cocok bagi anak-anak kecil daripada belajar terjemahan (metoda belajar yang lebih tepat bagi orang dewasa).
Isi dari pelajaran bisa saja mengikuti filosofi pendidikan tertentu. Fokus pada bahasa baru ini bermaksud mengembangkan kemampuan penerimaan bahasa anak sambil sekaligus membuatnya lancar berbahasa baru.
Sekolah seperti ini cocok bagi anak yang tengah mengembangkan kecakapan berbahasa pertamanya dalam tempo normal. Metoda ini untuk sementara akan memperlambat perkembangan bahasa pertama, sehingga tidak cocok bagi anak-anak yang perkembangan bahasanya tak terlalu bagus.
International School
Sekolah internasional biasanya didirikan oleh negara asing namun berkedudukan di Indonesia. Bahasa yang dipakai di semua kelas adalah bahasa asli mereka (kebanyakan bahasa Inggris). Awalnya sekolah ini didirikan untuk anak-anak dari keluarga ekspatriat, namun ada kalanya beberapa anak lokal yang ingin belajar bahasa asing juga ikut. Kadang-kadang sekolah internasional juga mengajarkan bahasa lain. Sekolah ini cocok bagi anak-anak yang sementara tinggal di negara lain atau untuk orangtua yang ingin anaknya belajar bahasa asing (ingat, menurut guru besar pendidikan bahasa, bahasa asing sebaiknya dipelajari tidak terlalu dini).
Prasekolah Kerjasama Orangtua
Orangtua yang menginginkan peran besar dalam pendidikan anaknya bisa mempertimbangkan prasekolah kerjasama ini. Filosofi mereka bisa mengikuti salah satu atau gabungan dari filosofi pendidikan di atas. Ciri pembedanya adalah orangtua berperan besar di sekolah. Orangtua bergantian mengisi berbagai tugas, seperti membersihkan sekolah atau menyiapkan kudapan.
Para orangtua ini menyewa guru profesional, tapi tetap dibantu oleh orangtua ketika mengajar di kelas. Ini bisa menjadi alternatif yang sangat murah karena keterlibatan orangtua akan mengurangi biaya. Kadang-kadang pemerintah memberikan subsidi atau sekolah ini mendapatkan donor dari lembaga lain. Kalau di sekitar rumah Anda tidak ada prasekolah semacam ini, mengapa tidak mengajak tetangga dan teman-teman Anda untuk membangunnya sendiri?
Monday, September 11, 2017
ZALORA Bekerja Sama dengan Atri xpress Untuk Servis Pengembalian Barang Lewat Alfamart, Alfamidi, and DAN+DAN
ZALORA Bekerja Sama dengan Atri xpress Untuk Servis Pengembalian Barang Lewat Alfamart, Alfamidi, and DAN+DAN
Dengan konsep drop off di ribuan toko, pelanggan ZALORA dapat mengembalikan barang dengan mudah dan tanpa biaya.
Jakarta, 11 September 2017 – ZALORA, destinasi fashion online Asia, kini menyediakan servis baru dalam pengembalian barang yang mudah, cepat dan gratis. Menjadi e-commerce pertama yang bermitra dengan Atri xpress dan mengusung konsep store drop-off, kini pelanggan yang berdomisili di Jabodetabek dapat mengembalikan barang ZALORA mereka lewat Alfamart, Alfamidi serta DAN+DAN.
Caranya pun sangat sederhana. Pelanggan dapat mendatangi toko Alfamart, Alfamidi serta DAN+DAN terdekat dan meminta bantuan kasir untuk membantu mengirimkan barang kembali kepada ZALORA. Dengan menyebutkan kode booking ZALORA, barang tersebut akan dikirimkan oleh Atri xpress untuk selanjutnya dilakukan proses retur. Dan layanan ini dapat dilakukan dengan gratis; tanpa memakan waktu lama.
Dengan ratusan cabang yang tersebar di seluruh Jabodetabek, ZALORA pun memilih Atri xpress sebagai mitra dalam pengembangan layanan pengembalian barang via convenience store. Berikut adalah caranya: 1. Pelanggan mengisi formulir retur dan menempel stiker retur di paket yang ingin dikembalikan. 2. Cek daftar toko yang dapat melayani pengembalian barang melalui tautan Dropstore yang tersedia di FAQ. 3. Mengunjungi cabang tersebut dan meminta kasir melakukan pengiriman barang retur ZALORA menggunakan Atri xpress dengan kode booking “ZALORA”. 4. Kasir akan memproses dan memberikan tanda bukti kepada pelanggan berupa resi dengan kode AWB untuk melacak paket. 5. Pelanggan dapat melacak paket di tautan yang telah tersedia di Atri xpress
CEO ZALORA Indonesia, Anthony Fung menyebutkan, “Sebagai e-commerce yang selalu mencari cara baru untuk memberikan kenyaman bagi pelanggan, kami tak pernah berhenti berinovasi dalam memberikan kemudahan pelayanan, terutama dalam hal pengembalian barang. Atri xpress akan membantu pelanggan kami sehingga mereka dapat melakukan retur di berbagai cabang Alfamart, Alfamidi serta DAN+DAN yang jumlahnya ribuan, berada di tempat yang strategis serta dan dekat dengan tempat tinggal mereka.”
“Saat ini, Zalora dan Atri xpress telah bekerja sama dalam menawarkan kemudahan untuk dapat mengirimkan kembali barangnya ke Zalora secara gratis melalui 3500 toko Alfamart, Alfamidi dan DAN+DAN yang tersebar di seluruh Jabodetabek. Ke depan, kerja-sama ini juga akan dikembangkan ke seluruh jaringan toko-toko di wilayah lainnya di Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Kami berharap kerja-sama antara Zalora dan Atri xpress ini dapat mendukung pertumbuhan belanja online di Indonesia”, tambah Stefanus Didi Hartanto, Direktur Operasional Atri xpress.
Layanan ini telah diluncurkan di ZALORA mulai 5 September 2017. Lihat lebih lanjut metode pengembalian ini di www.zalora.co.id
Monday, March 6, 2017
love or hate at the first sight?
pernah di toyor tuhan ga?
pernah menilai orang dari penampilannya? atau kesal dengan seseorang karena sepertinya ia punya kebiasaan juengkeli tenan? atau menyumpahi teman karena berfikir telah membuat diri kita terjebak bersama orang yang tidak kita suka itu?
aku pernah!
dan aku bersyukur...
kemarin, aku dihadapkan dengan episode itu
jujur, saat aku di utus untuk pergi bersama orang tersebut, aku fikir bakalan kesal dan menggerutu di tiap detikku! bayangkan, aku akan bersama orang yang benar-benar tidak bisa aku ajak discus!!
bertiga bersama dia saja sudah membuat aku ingin melarikan diri, bagaimana kalau hanya berdua? Bundir iyaa!!!
sengaja aku membeli koran hari itu, dalih sibuk membaca rasanya alibi yang tepat untuk menghindari percakapan yang benar-benar aku doakan tak akan terjadi.
pada menit pertama, aku sudah mulai action membaca headline koran tersebut. sedikit kuatir dia akan bercuap, akupun langsung membaca sambil duduk serong membelakanginya.
berlalunya menit pertama, membuahkan satu jam berlalu. dan kami berdua (atau tepatnya aku) pun selamat karena berhasil tidak usah berkomunikasi. saat hendak mau melewati 90 menit, kami pun di paksa untuk bekerjasama dalam ikatan kontrak. berfikir untuk profesional, aku pun menyiapkan mentalku untuk menunaikan tugas.
di pupuk dengan kemalasan yang luar biasa suburnya, membuat aku sedikit kurang bersemangat ketika menjalani pekerjaan ini. dan alangkah kagetnya aku ketika tengah memaksakan diri untuk tersenyum dalam pekerjaanku, aku seakan melihat orang itu menjelma menjadi orang yang baru aku kenal.
Ya, ia begitu mandiri, telaten, dan sangat profesional!!
dalam sekejap, aku yang biasanya di posisi selalu (merasa) di banggakan orang, kini malah menjadi sesorang yang cukup bodoh!
dan diam pun sukses menyelimutiku saat itu.
gerutu, "loh kok dia yang ngerjain juga? loh kok dia yang menguasai materi ini? loh kok aku enggak tau harus ngomong apa? loh kok aku jadi blank gini? " terus saja kata loh kok menggelayuti otakku!!
sebenarnya yang membuat aku aneh, di episode itu, aku tidak berfikir, kenapa dia yang terlihat hebat? melainkan, kenapa dia menjadi seseorang yang berbeda? dia menjadi cukup bertanggung jawab, bisa di ajak kerjasama dan ya itu, mandiri!!
keren sih, tapi kenapa aku baru tau kalau dia tidak menyebalkan seperti yang aku fikir? dan lebih dari 30 menit aku disuguhkan pemandangan itu!!
benar-benar seperti di toyor tuhan, aku pun jadi malu setengah mati pada diriku sendiri..
seakan ingin menebus, sepanjang perjalanan pulang aku pun berbincang-bincang dengan dirinya sambil tersenyum.
pernah merasakan episode itu?
aku pernah...
dan aku bersukur.
Panjang Pendek Durasi Kesedihan
·
durasi episode kesedihan
kawanku membatin..
ia baru menyadari, dirinya dikelilingi oleh orang-orang yang kesepian karena merasa kehilangan. kehilangan pacar, kehilangan kepercayaan diri, kehilangan sahabat, kehilangan jabatan, kehilangan jati diri, bahkan sampai kasus kehilangan duit.
sesaat, ia merasa bersyukur dan senang dirinya dijadikan bejana kesedihan kawan-kawannya itu. tetapi akhir-akhir ini, ia pun kesal.
tidak, ia tidak kesal karena kupingnya mulai memerah.
ia hanya sedih, karena semua kawannya ternyata hanya ingin di dengar dan tak mau mendengarkan nasehatnya.
memang, di saat seseorang menggendong masalah, nasihat terdengar seperti gonggongan anjing yang menyalak, bak old crap lah!!
lucunya ,saat kawanku memohon untuk bersuara, tak sedikit dari kawannya kawanku yang berseru "aku itu tau apa yang harus aku lakukan, tapi saat ini aku belum mau melakukan hal itu, oke? so please, just listen to me,"
hehehe.. jawaban yang menggelikan. saking gelinya aku langsung tertawa, dan langsung dijitak kawanku, karena tak mengindahkan ceritanya.
kita semua percaya, mereka yang merasa kehilangan itu, pasti mengerti betul bahwa kepunyaannya yang hilang itu, bukanlah milik mereka, dimana itu hanyalah titipan, dan tak akan abadi. hanya masalahnya, kapan mereka akan menyadari, menerima, dan mengikhlaskannya, kita memang tidak bisa meminta cepat.
karena jamaknya, episode kesedihan itu memang sedikit berdurasi panjang. bahkan belum pernah aku temui, seseorang yang langsung berlari saat ia terjatuh. "loh, episode kesedihan itu memang harus berapa lama?" gusar kawanku.
wuah, jangan tanya aku!
Ada Berapa Nyawa dalam Sebuah Kepercayaan?
berapa nyawa sebuah kepercayaan?
pernah mendengar, "potonglah sumbu sebuah kepercayaan seseorang 30 persen tiap penghianatannya. jika seseorang itu mengantongi 100% kepercayaan, dan ia melakukan tiga kali penghianatan, maka seutas tali kepercayaannya pun yang hanya sisa terukur 10%."
***
jualindra masih berkeras tak akan mempercayai Brian karena lelaki yang sudah hidup dengannya lebih dari lima tahun itu menghianatinya sebanyak dua kali. Jualindra memang tidak menuntut berpisah, tapi ia juga tak akan mau dan bisa menyatukan rasa cintanya lagi bersama Brian. baginya penghianatan itu telah melukai Jualindra. hingga segala kecupan dan sentuhan pun dilakukan hanya sebagai bentuk kewajiban yang tak lagi berselimut cinta.
tak mau mengetahui kegiatan Brian, tak mau peduli dengan siapa Brian jalan malam itu, peduli setan Brian mau pulang kerja jam berapa, Jualindra tak mau mengambil resiko merasakan sakit hatinya lagi dengan mengetahui jawaban dari suaminya. dan yang ia jalani sekarang, adalah menjadi seorang ibu untuk kedua anaknya, bukan lagi menjadi istri dari pasangannya.
Janeta, hari ini mengambil keputusan untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya. sebesar apapun cintanya pada pekerjaannya itu, akhirnya tak cukup merantai langkah kakinya untuk berlari meraung meninggalkan pekerjaan yang ia geluti lebih dari enam tahun itu. penghianatan sesama rekan yang dijejalinya lebih dari empat kali itu benar-benar sukses membuat ia mengantongi kekecewaan.
dirinya yang biasanya mengepal berontak pada semua dinding yang suka menghimpit memandangnya tajam, kini hanya bisa menjawab tamparan dinding itu dengan perih menunduk. baginya ia lebih baik memeluk erat semua kenangan manis sesama rekannya yang pernah mereka lewati dulu, daripada harus melihat taring tajam rekan-rekannya saat ini.
...berapa memang nyawa yang harus diberikan untuk sebuah kepercayaan? benarkah harus menunggu tiga, empat, lima kali?
Benarkah Tidak Ada yang Percuma?
benarkah tidak ada yang percuma?
hari yang mengagumkan!
Sore tadi ketika aku sedang melipir guna membalas sms seorang kawan, aku memergoki seorang bapak yang harus memarkir motornya di atas trotoar karena ban belakangnya bocor. Dengan cepat, ia jongkok sambil mengeluarkan ban dalam dan mencari dengan tekun sebuah lubang sial yang telah membuatnya menunda perjalanan.
Hebatnya, saat ia menemukan lubang tersebut, lelaki yang aku tebak berusia 35 tahun tersebut langsung mengeluarkan semacam alat kikir dan menggerusnya dari kantung hitam yang ia keluarkan di jok motornya. Lepas itu tanpa menengok dan melihat kendaraan yang berlalu lalang, ia keluarkan kertas aluminium foil dan menempelnya dengan bantuan sedikit ludah darinya.
tak buang waktu, segera ia menyalakan zippo guna membakar kertas tersebut yang ia keluarkan tepat dari kantung celananya. lucu, tak terlihat goresan kesal di mukanya. bak mencuci motor di hari libur ubahnya! selesai menggelitik api di kertas tersebut, dalam kondisi kertas yang masih panas, lagi-lagi dengan santai ia mengeluarkan tang untuk menekan keras lubang yang sudah ia selimuti itu. ku amati, dua kali ia membakar kertas tambalan tersebut dan langsung menekannya dengan kuat supaya lubang tersebut tak lagi menganga.
langkah terakhir, sembari membakar dan mengepulkan asep kreteknya yang baru ia sulut. ban dalamnya pun ia rapikan kembali dan mulai mendorong motornya guna mencari tukang tambal ban untuk isi angin...
apakah itu hal yang sia-sia? Ah, di diunia ini tidak ada yang percuma kok kawan
Jika Telinga Tak Cukup, Gunakan Hati!
"aku kesal karena ia tak jujur padaku! kenapa ia sampai berbohong! kenapa aku harus tau dari orang lain tentang penghianatannya!!",
"aku lebih kesal lagi karena ia selalu saja mencampuri urusanku! selalu menelphone teman-temanku guna memastikan aku dimana dan dengan siapa! padahal baru semenit ia menelphoneku!!"
"lihat saja, aku pasti ga akan ngasih dia kesempatan untuk mendengar alasannya. aku benar-benar marah!!,"
"biarin saja dia marah, nanti juga reda sendiri. bosan aku!!!"
pernah mendapati sepasang kekasih yang memuntahkan kekesalannya padamu? kawanku pernah. dan ia kurang begitu senang akan itu. kalau aku, ya senang bukan main kala melihat ia harus ikut menggendong persoalan hati yang berkecamuk tersebut. karena berarti episode berfikir keras mengenai keegoisan pasangan, akan segera dimulai olehnya.
"aku bingung, apakah nanti aku juga akan seperti salah satu dari mereka? saling melolohkan makian ketika memergoki kesalahan pasangannya? dan mengapa mereka lebih memerlukan bicara pada orang ketiga dibandingkan berbicara langsung dengan pasangannya? padahal aku yakin, pasangannya tersebut pasti akan jauh bisa memuaskannya dalam memberi jawaban,"
masih dalam keadaan duduk bersilanya, sambil menimang-nimang sebatang rokok kretek dengan jemarinnya, ia pun meneruskan pemikirannya. "padahal menurutku, kesalahan pasangan kita itu adalah asap dari api yang kita nyalakan. jadi seharusnya kita lihat dulu, mengapa ia bisa seperti itu? mungkin saja ada perlakuan atau kebiasaan kita yang membuatnya harus mengakumulasi rasa muak. ya kan?" tanyanya yakin.
seakan ingin menyempurnakan cara berfikirnya, kawanku ini pun segera menyulut rokoknya.
setelah mengepulkan asap putih sebanyak tiga kali dan menyibak asap tersebut, ia pun lagi-lagi hanyut dalam teori tentang rasio versus rasa versinya.
"hmffh.. mengapa mereka bisa tidak mengenali dan mengakui alasan kesalahan pasangan mereka masing-masing ya?
mengapa mereka tidak mau mengambil waktu sebentar untuk sekedar menarik nafas yang dalam dan sekedar bertanya, kontribusi apa yang telah aku berikan hingga pasanganku tega berbuat itu?
ah, harusnya komunikasi mereka tetap terjaga!
aku yakin, awal dari semua penghianatan atau ketidakpercayaan dalam hubungan adalah komunikasi!! dan ini pasti karena dalam hati mereka berkata, "ah biarlah, males aku akannya!!" aku yakin itu!!"
lama terdiam, ia pun kembali larut dengan pemikirannya. bak orang mabuk, terus ia menggerakkan bibirnya sambil sesekali menaik turunkan kedua alisnya yang tertata rapih itu. panjang ia berbicara, sepanjang itu pula aku tertawa..
hahhahaha, jujur aku tertawa nyinyir melihat sikap dan mendengar pemikiran kawanku yang tak menyadari kalau rokoknya telah menjadi puntung tanpa perlu ia hisap.
"Loh, kok kamu tertawa?" tanyanya kesal karena mendapati aku yang tak menyimaknya dengan baik. sebelum membuang puntung rokok yang hanya di hisapnya tiga kali itu, segera puntung itu pun diarahkan kepadaku sambil berteriak, "jangan bilang aku enggak tau kamu itu menertawakan apa! dalam hati kamu pasti bilang, "ah, ngomong aja. ntar juga kamu begitu!" ya kan? ngaku!!"
hahahhaaha..
sumpah aku jadi teringat tentang peran telinga dan hati. mungkin kawanku lupa. kalau komunikasi itu tidak hanya didengar oleh telinga tapi juga oleh hati.
"Loh, ya enggak juga! pokoknya mau itu pake telinga kek, hati kek, kalau komunikasi terjalin, pasti enggak ada misscomunication! semua hubungan pasti baik-baik saja," sanggah kawanku.
"pokoknya komunikasi itu penting!!" sambungnya lagi sambil memicingkan matanya. "ketawa lagi, ku sundut kau!!" ancamnya sambil menarik kretek untuk kali kedua. hahahhaa
Ya, aku mengamini pemikiran kawanku yang mendadak bawel ini. karena siapa yang bisa menampik komunikasi itu amat penting dalam suatu hubungan. baik itu jalinan kekasih, suami dan istri, orangtua pada anak, guru dan murid, komunikasi memang memegang peranan penting.
"tapi kamu pun harus mengakui, ada satu ornamen lagi yang benar-benar tak kalah penting untuk menyempurnakan semua."
"..apa?"
"lebarkah hatimu, bukan telingamu!!! Karena sepadat apapun kuantitas komunikasi yang dilakukan, kalau mereka lebih melebarkan telinga mereka bukan hati mereka, maka emosipun yang akan jauh lebih giat bekerja dibandingkan logika. mau meminjam mulut siapapun untuk menjaga lingkaran komunikasi agar tidak terputus, kalau tetap yang mendengarkan hanya melebarkan telinga bukannya hati, berani taruhan rasa muak dan amarah pasti yang akan didapat."
seakan tak mau mendapati aku yang memenangkan pembicaraan ini, kawanku pun segera menyulutkan rokok tersebut dan berkata, "ah, nanti juga kamu begitu!!" sambil membuang cepat asap putihnya kearahku. ffuhh!! uhuk.. uhuk..
"sial.. ya enggak lah... enggak salah maksudnya.. hahahhaa"
Friday, July 20, 2012
sesak itu...
sesak itu, kala berada dalam lift yang penuh lalu hidung kita tertampar aroma tubuh masing-masing dari orang dalam lift tersebut.
sesak itu, kala mendengar kabar tidak baik kala kita sedang dalam kondisi baik-baik saja.
sesak itu, kala mengetahui bos menzalimi bawahannya tanpa menghargai tetesan keringatnya.
sesak itu, kala kita menahan untuk tidak berteriak disaat kita sedang bertengkar dengan orangtua atau dengan kekasih kita.
sesak itu, kala mengetahui masa lalu pasangan kita masih bergelayut dihatinya.
sesak itu, kala mengetahui gaji kita tidak sama naiknya dengan rekan kerja kita.
sesak itu, kala kita tidak diundang ke pernikahan kawan kita sendiri.
sesak itu, kala kita mendengar orang terdekat kita mengatakan, biarkan aku sendiri.
dan
sesak itu, kala mengetahui rasio kita telah dikalahkan oleh rasa, karena saat itu lidah kita bekerja lebih cepat daripada otak kita...
Saturday, June 16, 2012
"Nak, Tengoklah Perilaku Covertnya"
Dua belas menit yang lalu, ayahku mengirimkan email untukku. Hematnya, ia tengah mengajak aku untuk kembali mengingatkan tentang "teliti sebelum membeli".
mungkin ia lakukan itu karena semalam aku menghentakkannya dengan kabar, "I'm getting married dad..”
Aku lupa, ayah psikologisku ini memang bukan sekedar seorang ayah untukku yang siap mendengarkan aku bercerita sambil menyeruput kopi hitamnya, beliau juga dikenal sebagai seorang Marriage & Family Therapist, yang juga sering diminta kliennya untuk menjadi seorang konsultan Pranikah. Dan kini, mungkin ia melihat, aku membutuhkan ‘rangkulan’ hangat darinya.
Sejak dulu, ayahku memang selalu mengingatkan aku untuk tidak membiarkan ‘nasi menjadi bubur’. “Kecuali jika kamu sendiri yang berniat memasak bubur..” lirihnya.
Menerima dan membiarkan diri kita hidup bersama dengan pasangan jiwa kita nanti memang bukan suatu hal yang mudah. Hal itu pun sudah dipahami dengan jelas oleh ayahku. Untuk itu, siang tadi ia pun mengirimkan email untuk membilas semua perasaan cemasku dalam menjalani episodeku mendatang.
Mengenali perilaku overt dan covert pada orang-orang terdekat kita terutama pasangan kita merupakan sesuatu hal yang hakiki. Tapi sayangnya kita terlalu cepat membubuhkan nilai seseorang melalui perilaku overtnya, sebuah perilaku yang tampak nyata.
“Padahal perilaku overt itu bisa saja dibuat-buat, direncanakan, dan diperhalus,” jelas ayahku.
“Nak, tengoklan perilaku covertnya,” pinta ayahku
Perilaku covert memang akan mencerminkan prilaku alam sadar dan bawah sadarnya. Dengan begitu kita tidak akan kaget bila nanti tiga atau beberapa tahun mendatang, akan muncul karakter aslinya yang super ajaib berbedanya dengan karakter kala kita mengenalnya saat pacaran.
Masalahnya, apa itu hal yang mudah untuk menelanjangi pasangan kita lewat perilaku covertnya? Karena sejatinya masa-masa kasmaran adalah masa dimana mata kita tidak awas dan jiwa kita mabuk.
“Hei? Benarkan?” tanyaku pada batinku sendiri.
“Tidak!” jawab ayahku ~ya, terkadang kita terlalu menyepelekan ayah. Ayah itu terkadang memang bisa membaca fikiran kita, contohnya sekarang…
“Oke Bagaimana cara mengamati perilaku covert itu? Susahkah? Sama sekali tidak. Hanya dibutuhkan pikiran yang mau bernalar lebih panjang saja.
Hari misalnya, dikenal oleh pacar dan seluruh keluarganya sebagai pria periang karena suka bercanda.
Tetapi tunggu dulu. Coba amati lebih dalam, bukankah pada saat kita bicara serius, ia juga meresponnya dengan bercanda? Belum selesai saya bicara soal, pentingnya kepedulian ayah pada anaknya, ia bereaksi dengan guyonan soal itu. Juga ketika saya bicara tentang teladan kejujuran ayah, belum ada setengah detik, ia membalasnya dengan candaan.
Pacarnya, Shanti, yang sama-sama remaja sih senang dan makin cinta karena Hari selalu membuat suasana hatinya gembira.
Namun, setelah menikah, Hari tak mau mengantar anaknya sekolah. Dan ternyata, Hari juga suka berbohong kepada Shanti, mulai soal lembur, kongkow-kongkownya dengan teman-teman lamanya, sampai soal jumlah gaji dan akhirnya perselingkuhannya.
Apakah Hari berubah?
Tidak!
Dari dulu ia memang orang yang tak bertanggung jawab - itu sebabnya ia tidak bisa diajak bicara serius.
Dalam hal ini, bercanda adalah pertanda (perilaku covert) dari sifat suka lari dari tanggung jawab. Bercanda di sini juga sinyal atas mudahnya ia membohongi diri sendiri dan orang lain. Bercandanya Hari sesungguhnya adalah benteng atau topeng atau kompensasi dari kurangnya rasa percaya dirinya.”
Berikut sepenggal pesan yang tersemat di emailnya yang dikirimnya untukku. Sengaja aku tuang di sini agar aku bisa melihat pesannya dimana-mana. ~Di inbok emailku, bisa, di blogku, bisa.. atau mungkin akan aku print dan kubakar lalu kuminum biar aku ingat. hehhee
Hmmf. sekarang hampir 45 menit waktu berlalu, dan aku malah menghabiskan waktu untuk mengabadikan perasaanku yang aku sendiri belum tau bagaimana rasanya perasaan aku sendiri detik ini.
But dad, thanks for reminding me.. I will do it..
aku akan melihat dan menyayanginya melalu rasa dan rasioku, karena aku yakin ia memang rencana indah Tuhan untukku.
and dad, Doakan aku bisa sepertimu yang bersyukur pada Tuhan karena telah dikirimkan Bunda yang selalu menemanimu sampai ujung usia ya..
Love u dad.. always
Tuesday, February 28, 2012
perintahkanlah optimis anda
Ayahku baru saja menuliskan tentang magisnya optimisme. Tulisan tentang seorang kawan yang tubuhnya dibalur oleh kekuatan kepercayaan diri untuk lebih memilih rasa yang menyenangkan yang akan dialami ditiap hari yang akan dilaluinya. Ya, pilihan ‘bisa berada dalam suasana hati enak atau bisa berada dalam suasana tak bersemangat.’
Sedikit merinding memang saat membacanya. Kendati itu bukan tulisan kali pertama yang aku baca tentang efek membangkitkan gairah kita untuk berfikir optimisme, tetap saja cerita ayah tentang seorang perempuan yang tetap mengguyurkan senyumnya dengan keoptimisan pada saat ia kritis membuat aku miris.
Optimis? Oke, Lepas membacanya, aku pun lama terdiam. Dan membuang pandangan ke layar monitor, sambil berdesis. “Selama lebih dari 27 tahun membunuh waktu, episode optimisku itu yang mana? Oh yang ini!!! Umm, enggak ding.. ya ampun, moment apa yang pernah aku bakar dengan optimis ya..,”
Tau tidak, aku berfikir itu hari senin pukul 12.45 WIB dan sampai esok pagi, aku belum menemukan jawaban yang ku fikir mudah itu. ibarat ujian, soal esaiku itu masih kosong, polos dan mulus tanpa lipatan atau goretan gambar benang kusut!
Hari Selasa ini sudah ada schedule yang aku jalankan! Pergi ke kelurahan untuk mengurus KTP lalu meluncur ke Bank guna mengurus ATM ku yang raib sejak pekan yang lalu. Dan Jadwalku semakin padat karena aku harus terlebih dahulu membebaskan ponakan kecilku yang mengalami konstipasi selama hampir dua jam itu. hematnya, jadwalnya molor!
Singkat cerita, setelah mampir ke RT setempat, aku pun akhirnya masuk ke kelurahan yang letaknya pas berdampingan dengan terminal klender jakarta timur. Saat masuk, aku yang jalan agak tergopoh-gopoh itu langsung masuk ke ruangan khusus pelayanan. Sebelum mengetuk dan masuk ke ruangan yang sudah lumayan di padati oleh masyarakat setempat, tiba-tiba ada seorang ibu-ibu berseragam coklat yang menodong pertanyaan singkat.
“Perpanjang atau bikin baru?”
“Bikin baru..”, jawabku sambil menyerahkan berkas-berkas yang sudah aku siapkan.
“Udah, Besok aja balik lagi. Komputernya eror, antriannya panjang lagi pula, ” ujar wanita yang memiliki tahi lalat pas di mucung hidungnya itu sambil menyerahkan berkas yang tak sampai dua menit ia gerayangi.
BESOK? Hei, menunda proses bikin baru KTP hari ini berarti bisa menunda semua rencana yang sudah aku susun sejak tahun awal tahun 2010!!! Wah ga bisa!! Ga bisa!!
Saat wanita bertumbuh gempal itu pergi meninggalkan aku yang terkulai lemas, aku pun langsung berjalan gontai dan bermuka masam guna berusaha mencari tau apakah benar-benar tak bisa kartu pendudukku selesai.
Ruangan yang berisikan empat meja dan satu set komputer itu memang cukup ramai. Terlihat komputer rusak itu pun sedang di kerubungi teman sejawat ibu berseragam coklat tadi. “ah malas kali kalau besok harus kembali kesini,” gerutuku pelan.
Tapi tak lama aku berdiri disana, sekumpulan orang-orang berseragam coklat itu pun lalu keluar ruangan dengan teratur. Perginya mereka, membuat ruangan ini agak lowong. Hanya tinggal dua pegawai dan gadis bertubuh besar plus seorang ibu yang membawa keranjang sayur.
Saat aku mengamati monitor yang sedang bermasalah itu, tiba-tiba ibu bertahi lalat itu pun masuk dan langsung memicingkan matanya saat mendapati aku sudah duduk di dalam ruangannya. Masuknya ibu bertahi lalat itu diikuti oleh beberapa pasien yang sudah datang jauh sebelumku.
Melihat aku tertutupi oleh beberapa ‘pasien’ yang ikut-ikutan masuk tadi, ibu bertahi lalat itu pun mengambil nafas dan “Tunggu di luar aja, nantikan kalau sudah selesai dipanggil!,” dan benar, mendengar itu, sebagian pasien memang akhirnya keluar. Tapi aku, ibu yang membawa keranjang, dan gadis bertubuh besar itu malah tidak bergeming sekalipun.
Masih dengan mata elangnya, melihat kami bertiga yang tak mau melangkahkan kaki, akhirnya ibu bertahi lalat itu pun lalu menyibukkan dirinya dengan membaca ulang berkas-berkas yang ada di mejanya.
“Perpanjang dek?” tanya ibu itu tersenyum sambil menaruh keranjang sayurnya di kolong bangku.
“Bikin baru bu, ilang..” jawabku sambil membalas senyum yang tak kalah manis.
“Wah sama kayak anak ibu tuh, KTPnya juga hilang,” ujar sang ibu menunjuk gadis bertubuh besar itu. ohh, gadis itu anaknya toh…
tiba-tiba,
“Wah, ya udah. Rusak nih! Udah pake manual aja!,” pekik si tahi lalat itu sambil mendaratkan pantatnya di kursi depan monitor yang eror tersebut. Jujur ia berhasil memudarkan senyumku dan senyum ibu tadi.
Melihat itu, aku pun terdiam dan menyilakan kedua tanganku. “Masa besok harus kesini lagi,” gunggamku menundukk lesu.
tapi entah kenapa, baru kali itu aku mempunyai kekuatan besar dan berkeras pada hatiku. “Enggak, pasti bisa selesai. Pasti komputernya bisa beroperasi dan si tahi lalat itu pun tidak berlama-lama memiliki kesalnya. Oke! Optimisku? Episodemu ku mulai di hari ini!”
Hebat! saat aku memakukan optimis dalam diriku, segala kesal pun berubah menjadi sebuah kekuatan. Kesalku hilang, gerutuku terbang, muka masamku pun terbuang. “Aku memilih melewati waktu di kelurahan dengan optimis KTPku kelar!!
Dan hasilnya, hehehe… komputer itu akhirnya bisa di ajak kerjasama loh! dan (percaya atau tidak) si tahi lalat itu pun menyembulkan senyumnya padaku saat mengurus berkasku. Bahkan tak lama, ia pun berubah menjadi sosok ibu yang menyenangkan. Saking menyenangkannya, ia pun berani-beraninya bertanya, “Bener bukan orang Batak nih?”
Wuah, kekuatan optimis memang hebat. Jadi tidak sabar dengan episode optimismeku berikutnya. Dimana aku akan selalu mengingat akan memilih berada dalam suasana hati enak.
Sedikit merinding memang saat membacanya. Kendati itu bukan tulisan kali pertama yang aku baca tentang efek membangkitkan gairah kita untuk berfikir optimisme, tetap saja cerita ayah tentang seorang perempuan yang tetap mengguyurkan senyumnya dengan keoptimisan pada saat ia kritis membuat aku miris.
Optimis? Oke, Lepas membacanya, aku pun lama terdiam. Dan membuang pandangan ke layar monitor, sambil berdesis. “Selama lebih dari 27 tahun membunuh waktu, episode optimisku itu yang mana? Oh yang ini!!! Umm, enggak ding.. ya ampun, moment apa yang pernah aku bakar dengan optimis ya..,”
Tau tidak, aku berfikir itu hari senin pukul 12.45 WIB dan sampai esok pagi, aku belum menemukan jawaban yang ku fikir mudah itu. ibarat ujian, soal esaiku itu masih kosong, polos dan mulus tanpa lipatan atau goretan gambar benang kusut!
Hari Selasa ini sudah ada schedule yang aku jalankan! Pergi ke kelurahan untuk mengurus KTP lalu meluncur ke Bank guna mengurus ATM ku yang raib sejak pekan yang lalu. Dan Jadwalku semakin padat karena aku harus terlebih dahulu membebaskan ponakan kecilku yang mengalami konstipasi selama hampir dua jam itu. hematnya, jadwalnya molor!
Singkat cerita, setelah mampir ke RT setempat, aku pun akhirnya masuk ke kelurahan yang letaknya pas berdampingan dengan terminal klender jakarta timur. Saat masuk, aku yang jalan agak tergopoh-gopoh itu langsung masuk ke ruangan khusus pelayanan. Sebelum mengetuk dan masuk ke ruangan yang sudah lumayan di padati oleh masyarakat setempat, tiba-tiba ada seorang ibu-ibu berseragam coklat yang menodong pertanyaan singkat.
“Perpanjang atau bikin baru?”
“Bikin baru..”, jawabku sambil menyerahkan berkas-berkas yang sudah aku siapkan.
“Udah, Besok aja balik lagi. Komputernya eror, antriannya panjang lagi pula, ” ujar wanita yang memiliki tahi lalat pas di mucung hidungnya itu sambil menyerahkan berkas yang tak sampai dua menit ia gerayangi.
BESOK? Hei, menunda proses bikin baru KTP hari ini berarti bisa menunda semua rencana yang sudah aku susun sejak tahun awal tahun 2010!!! Wah ga bisa!! Ga bisa!!
Saat wanita bertumbuh gempal itu pergi meninggalkan aku yang terkulai lemas, aku pun langsung berjalan gontai dan bermuka masam guna berusaha mencari tau apakah benar-benar tak bisa kartu pendudukku selesai.
Ruangan yang berisikan empat meja dan satu set komputer itu memang cukup ramai. Terlihat komputer rusak itu pun sedang di kerubungi teman sejawat ibu berseragam coklat tadi. “ah malas kali kalau besok harus kembali kesini,” gerutuku pelan.
Tapi tak lama aku berdiri disana, sekumpulan orang-orang berseragam coklat itu pun lalu keluar ruangan dengan teratur. Perginya mereka, membuat ruangan ini agak lowong. Hanya tinggal dua pegawai dan gadis bertubuh besar plus seorang ibu yang membawa keranjang sayur.
Saat aku mengamati monitor yang sedang bermasalah itu, tiba-tiba ibu bertahi lalat itu pun masuk dan langsung memicingkan matanya saat mendapati aku sudah duduk di dalam ruangannya. Masuknya ibu bertahi lalat itu diikuti oleh beberapa pasien yang sudah datang jauh sebelumku.
Melihat aku tertutupi oleh beberapa ‘pasien’ yang ikut-ikutan masuk tadi, ibu bertahi lalat itu pun mengambil nafas dan “Tunggu di luar aja, nantikan kalau sudah selesai dipanggil!,” dan benar, mendengar itu, sebagian pasien memang akhirnya keluar. Tapi aku, ibu yang membawa keranjang, dan gadis bertubuh besar itu malah tidak bergeming sekalipun.
Masih dengan mata elangnya, melihat kami bertiga yang tak mau melangkahkan kaki, akhirnya ibu bertahi lalat itu pun lalu menyibukkan dirinya dengan membaca ulang berkas-berkas yang ada di mejanya.
“Perpanjang dek?” tanya ibu itu tersenyum sambil menaruh keranjang sayurnya di kolong bangku.
“Bikin baru bu, ilang..” jawabku sambil membalas senyum yang tak kalah manis.
“Wah sama kayak anak ibu tuh, KTPnya juga hilang,” ujar sang ibu menunjuk gadis bertubuh besar itu. ohh, gadis itu anaknya toh…
tiba-tiba,
“Wah, ya udah. Rusak nih! Udah pake manual aja!,” pekik si tahi lalat itu sambil mendaratkan pantatnya di kursi depan monitor yang eror tersebut. Jujur ia berhasil memudarkan senyumku dan senyum ibu tadi.
Melihat itu, aku pun terdiam dan menyilakan kedua tanganku. “Masa besok harus kesini lagi,” gunggamku menundukk lesu.
tapi entah kenapa, baru kali itu aku mempunyai kekuatan besar dan berkeras pada hatiku. “Enggak, pasti bisa selesai. Pasti komputernya bisa beroperasi dan si tahi lalat itu pun tidak berlama-lama memiliki kesalnya. Oke! Optimisku? Episodemu ku mulai di hari ini!”
Hebat! saat aku memakukan optimis dalam diriku, segala kesal pun berubah menjadi sebuah kekuatan. Kesalku hilang, gerutuku terbang, muka masamku pun terbuang. “Aku memilih melewati waktu di kelurahan dengan optimis KTPku kelar!!
Dan hasilnya, hehehe… komputer itu akhirnya bisa di ajak kerjasama loh! dan (percaya atau tidak) si tahi lalat itu pun menyembulkan senyumnya padaku saat mengurus berkasku. Bahkan tak lama, ia pun berubah menjadi sosok ibu yang menyenangkan. Saking menyenangkannya, ia pun berani-beraninya bertanya, “Bener bukan orang Batak nih?”
Wuah, kekuatan optimis memang hebat. Jadi tidak sabar dengan episode optimismeku berikutnya. Dimana aku akan selalu mengingat akan memilih berada dalam suasana hati enak.
Friday, July 2, 2010
pria tua ku..
Aku rindu lelaki tua itu..
Keadaannya yang kurang sehat itu membuat nafasku tercekik. Mungkin di siang hari aku bisa melupakannya barang sejenak karena aku harus menggendong beratnya pekerjaanku. Tapi di malam hari, jujur aku tak bisa tak mengangankannya.
Rembulan yang dulu selalu aku puja, baik ia berwarna kuning pucat atau tak berbentuk penuh setengah lingkaran pun kini tak ku hirakan. Malam ini pun begitu, sebagus apapun bentuk sang bulan seakan menjadi bias di mataku..
Ah.. aku rindu lelaki beruban itu
Ingin sekali aku memegang tangannya saat aku tau ia sedang terbaring lemah.
Menyeka pelan keringatnya atau merapikan beberapa helai lembar rambutnya yang tersangkut di alisnya adalah sebuah asa yang ingin aku bilas
Masihkah ia menggilai kopi?
Seperti apa rupanya sekarang, saat ia berkata “Hari ini aku potong rambut..”
I miss you most daddy..
Keadaannya yang kurang sehat itu membuat nafasku tercekik. Mungkin di siang hari aku bisa melupakannya barang sejenak karena aku harus menggendong beratnya pekerjaanku. Tapi di malam hari, jujur aku tak bisa tak mengangankannya.
Rembulan yang dulu selalu aku puja, baik ia berwarna kuning pucat atau tak berbentuk penuh setengah lingkaran pun kini tak ku hirakan. Malam ini pun begitu, sebagus apapun bentuk sang bulan seakan menjadi bias di mataku..
Ah.. aku rindu lelaki beruban itu
Ingin sekali aku memegang tangannya saat aku tau ia sedang terbaring lemah.
Menyeka pelan keringatnya atau merapikan beberapa helai lembar rambutnya yang tersangkut di alisnya adalah sebuah asa yang ingin aku bilas
Masihkah ia menggilai kopi?
Seperti apa rupanya sekarang, saat ia berkata “Hari ini aku potong rambut..”
I miss you most daddy..
Wednesday, December 31, 2008
legenda batara kala


Apa yang dialami sekarang tidaklah abadi.. selalu berubah… sekarang sedih.. besok mungkin gembira.. atau mungkin tahun depan.. selalu ada dalam kehidupan kita
Demikian juga sekeliling kita .. selalu berubah…tidak ada yang abadi..
Hal yang pasti (tidak berubah) .. adalah umur kita.. yang selalu bertambah.. dan tidak akan mundur kembali menjadi muda.. tidak akan…kita selalu tambah maju.. tambah tua…dan akhirnya kembali ke Pencipta Kita..
Demikian juga segala isi alam semesta ini… tak ada yang bisa melawan waktu…semua akan berubah.. tanpa ada yang menghalanginya.. akan musnah.. dan habis…
Lalu apa yang masih abadi, masih tersisa dalam diri kita ??
Aku jadi teringat dalam cerita pewayangan… tentang Batara Kala.. Raksasa sakti anak Batara Guru… yang tidak bisa dikalahkan walau oleh dewa sekalipun.. apa saja yang dijumpainya akan dilahap.. dimakan…seluruh isi bumi…Hingga dia berhenti ketika melihat pagelaran wayang yang dimainkan oleh batara Wisnu yang menyamar sebagai dalang.. sang Batara Kala pun duduk tertegun asik mendengarkan wejangan sang dalang. Sang Batara Kala pun berhenti memakan isi dunia
BACA vs MAKAN, Bersantap Sembari Membaca atau Membaca Sembari Bersantap?
Bersantap Sembari Membaca atau Membaca Sembari Bersantap?
Perpaduan tempat kuliner dan toko buku dalam satu atap, tak ubah menyatunya kopi dan susu dalam sebuah cangkir. Begitu nikmat dan mantap rasanya. Tak pelak konsep kafe buku kian menjamur empat tahun terakhir ini.
Pada umumnya kafe merupakan tempat makan dan minum sambil menghabiskan waktu senggang bersama teman atau sesama rekan kerja. Sekedar menyeruput kopi atau melahap sepotong sandwich, memang sudah menjadi rutinitas sebagian masyarakat kota kita. melihat itu, kini para pemain toko buku pun sedikit mengfungsionalkan kafe guna memaksimalkan pelayanan mereka. Dan, bravo!! Bagi para penggemar buku, konsep kafe buku itu pun layaknya surga dunia. Bagaimana tidak, di sana Anda bisa membaca buku sambil menyambi beberapa menu andalan kafe tersebut. Umm, indahnya dunia.
Buku Kafe
Bila dilihat dari luar, kemasan kafe buku yang banyak disinggahi oleh para eksekutif muda yang sedang melanjutkan S2nya ini memang sederhana. Sengaja mengusung konsep retro, kesan rumah jadul pun didapat. Menurut Widi, salah satu pemilik Buku Kafe, konsep bangunan luar memang sengaja didesain sederhana. “Tapi untuk interior di dalamnya, jauh sekali dengan konsep retro kan?,” lugas Widi sambil tersenyum simpul.
Ya, Atmosfer interior kafe buku yang sudah berumur hampir enam tahun ini, memang berbeda dengan tampilan luarnya. Konsep kafe benar-benar dikemasnya dengan unik. Tengok saja lukisan yang terlihat menantang disana, dan juga beberapa hiasan dinding yang hadir menyempil disela-sela rak buku. Benar-benar tampilan yang menggemaskan.
Suasana kafe buku yang segera akan membuka cabang di kota Depok ini juga sangat nyaman. Beberapa mahasiswa yang sedang berdiskusi tentang tugas kuliahnya pun tampak menikmati sekali dengan aura Buku Kafe itu. Kendati terletak persis dipinggir jalan, kebisingan dan suasana hiruk pikuk lalu lintas di Jl Margonda Raya ini tidak membias ke area kafe. “Selain memasang kaca pembatas, alunan musik sengaja kami pasang guna menangkal gangguan itu,” ujar lelaki yang dibesarkan oleh keluarga penggila buku.
Setelah memanjakan pelanggan dengan menghadirkan ribuan buku berkelas dunia, Widi pun menservice para pelanggannya dengan menghadirkan masakan yang juga berkelas dunia. Bila Anda tidak percaya, cobalah pesan Chicken Parmigiana & Pasta Fettucine. Menu yang terdiri dari dada ayam dibungkus tepung dan keju mozzarella yang terkenal dengan rasanya soft dan mildnya itu diletakkan di atas pasta fettucina dan ditambah dengan garlic bread. Rasa harumnya ternyata sama nikmatnya dengan rasa pasta tersebut.
Bila Anda ingin hidangan yang cukup berat, nasi goreng teri pun bisa jadi menu andalan Anda. Jangan tertipu dengan tampilan nasi goreng yang begitu sederhana itu. Karena sekali Anda mencoba nasi goreng buatan Widi ini, Anda akan merasakan gurihnya teri yang bertebaran di sekumpulan nasi yang memiliki warna menggoda itu. “Nasi goreng teri ini adalah menu baru Buku Kafe,” jelas Widi.
Ya, Buku Kafe pada tiap tahunnya selalu mengeksplor menu hariannya itu. “Awalnya itu adalah masukan dari pelanggan kita yang meminta menu variasi, dan ternyata itu sangat usul yang bagus dan sangatmengasyikan,” papar pria yang juga mempunyai hobi memasak. “Dan kedepan kita mau memanjakan pelanggan kita dengan menu Dimsum,” bisik Widi menggoda.
ZOE, Surga Penggila Komik
Kafe buku yang memiliki warna dominant merah dan hitam ini memang unik. Saat memasuki pintu muka, Anda akan langsung disambut dengan hutan kecil buatan yang indah dan sejuk. Sehingga semilir angin pun tak segan-segan menyapa Anda dengan ramah ketika Anda bertandang kesana. Menurut Erman pemilik Zone Of Editainment, konsep bangunan semi terbuka ini memang sengaja diciptakan, mengingat di Jakarta memang tidak mempunyai taman bacaan. “Dan ternyata respon masyarakat bagus,” ujar lelaki yang pernah terjun ke dunia kontraktor.
Selain mengusung konsep taman baca, ada satu hal yang menjadi nilai jual kafe buku yang juga mempunyai cabang di kota peyem ini. Komik!. Yap, ZOE merupakan kafe buku yang hampir semua koleksi bukunya adalah komik. Baik komik yang populer pada tahun 1970-an, seperti serial Si Buta dari Goa Hantu karya Ganes TH, karya-karya Yan Mintaraga, sampai komik-komik impor keluaran Marvel dan DC, seperti karya-karya Tony Wong, hingga komik manga (Jepang) yang mendominasi pasaran saat ini.
Itulah sebabnya nama awal ZOE adalah Komic Corner. “Tapi, setelah kami juga merambah ke koleksi buku sains dan ilmu dasar pengetahuan lainnya, kami mengganti nama menjadi ZOE, Zone of Edutainment,” terang Erman yang siang itu baru saja mendapat pesanan komik asterik ke kota Yogyakarta.
Menurut Public Relection ZOE, Utami Aditya, ada lebih dari sekitar 7000 komik yang dapat dikoleksi. “Untuk manga sendiri saja hampir 5000 buku. Sisanya novel, dan bacaan ilmu pengetahuan lainnya,” ujar wanita yang akrab dipanggil Tami. “Kalau dipersentasekan, 70-40 persenlah,” potong Tami.
Menariknya, tak hanya buku yang dilahap oleh ZOE, kafe buku yang siap membuka cabang di kota hujan ini ternyata juga mempunyai koleksi film. “Para penggemar movie juga kami manjakan disini. Dari film anime, korea sampai box office kami hadirkan juga,” ujar Tami. “Jadi para pengemar anime, tidak hanya bisa membaca komik, tapi juga bisa menonton kartunnya,” tambah Tami yang sejak bulan kemarin agak kewalahan dengan permintaan sewa DVD anime Naruto.
Koleksi film anime ZOE, memang sama banyaknya dengan koleksi buku komik. Sayangnya, disini ZOE tidak mempunyai ruangan khusus untuk menonton anime yang kita sewa. “Itu juga dikeluhkan oleh para pelanggan kita sih, mungkin ke depan kami bisa merealisasirkan,” jelas Tami.
Mengingat para pelanggannya yang bisa menghabiskan waktu seharian di tempatnya guna membaca, maka Erman pun membuka kafe guna memanjakan para pelanggannya. “Awalnya para pelanggan kami menanyakan apakah ada yang menjual snack atau mie goreng di dekat sini. Karena mereka merasakan lapar setelah hampir seharian menghabiskan waktunya di sini,” kenang Erman.
Melihat lokasinya yang strategis, Erman pun tak main-main saat membuat menu kafe. “Karena pelanggan kami mayoritas adalah mahasiswa, maka kami menyajikan menu yang praktis, sehat, tapi juga pas dikantong,” ujar Erman. Dan salah satu menu andalan ZOE adalah Salmon Bennedict.
Tampilan ikan yang di import dari Norwegia ini memang menggemaskan. Lihat saja tampilan daging ikan yang direbus itu, benar-benar cantik karena beralas kentang yang dilebur oleh susu. Belum lagi langsung salmon itu langsung dilindas oleh telur ceplok. Uniknya disini, ikan salmon itu tidak dijamah oleh bumbu. Tapi dengan cocolan saos barbeque, rasa gurih langsung melumeri lidah Anda. Tak ayal, menu ini selalu sold out.
Ada lagi menu jagoan kafe ZOE. Sebuah iga sapi manis yang mempunyai nama, Zoe Red Hot Ribs. Daging yang dilahap dengan cocolan saos babeqeu ini sangat empuk. Sedikit manis karena sedikit dilumeri madu. Dan nilai plus tampilan menu ini adalah sate potongan paprika yang berwarna-warni. Dan sebatang roti panjang yang seakan siap menantang dunia.
Bila menyinggung dessert, Tami pun memperkenalkan Creeme Brulee. Tampilannya memang sederhana, tapi rasanya benar-benar tak bisa diungkapkan. Cream yang dimix oleh kuning telur dan gula itu manis menyatu dalam satu. Rasa manis disini pun tidak memiliki rasa legit yang terlalu. Mungkin karena proese masak Creeme Brulee ini dibakar dengan pas ya? Dan menyantap Creem Brulee sembari membaca manga, Ya pas juga lah!! (riska)
Buku Kafe
Bila dilihat dari luar, kemasan kafe buku yang banyak disinggahi oleh para eksekutif muda yang sedang melanjutkan S2nya ini memang sederhana. Sengaja mengusung konsep retro, kesan rumah jadul pun didapat. Menurut Widi, salah satu pemilik Buku Kafe, konsep bangunan luar memang sengaja didesain sederhana. “Tapi untuk interior di dalamnya, jauh sekali dengan konsep retro kan?,” lugas Widi sambil tersenyum simpul.
Ya, Atmosfer interior kafe buku yang sudah berumur hampir enam tahun ini, memang berbeda dengan tampilan luarnya. Konsep kafe benar-benar dikemasnya dengan unik. Tengok saja lukisan yang terlihat menantang disana, dan juga beberapa hiasan dinding yang hadir menyempil disela-sela rak buku. Benar-benar tampilan yang menggemaskan.
Suasana kafe buku yang segera akan membuka cabang di kota Depok ini juga sangat nyaman. Beberapa mahasiswa yang sedang berdiskusi tentang tugas kuliahnya pun tampak menikmati sekali dengan aura Buku Kafe itu. Kendati terletak persis dipinggir jalan, kebisingan dan suasana hiruk pikuk lalu lintas di Jl Margonda Raya ini tidak membias ke area kafe. “Selain memasang kaca pembatas, alunan musik sengaja kami pasang guna menangkal gangguan itu,” ujar lelaki yang dibesarkan oleh keluarga penggila buku.
Setelah memanjakan pelanggan dengan menghadirkan ribuan buku berkelas dunia, Widi pun menservice para pelanggannya dengan menghadirkan masakan yang juga berkelas dunia. Bila Anda tidak percaya, cobalah pesan Chicken Parmigiana & Pasta Fettucine. Menu yang terdiri dari dada ayam dibungkus tepung dan keju mozzarella yang terkenal dengan rasanya soft dan mildnya itu diletakkan di atas pasta fettucina dan ditambah dengan garlic bread. Rasa harumnya ternyata sama nikmatnya dengan rasa pasta tersebut.
Bila Anda ingin hidangan yang cukup berat, nasi goreng teri pun bisa jadi menu andalan Anda. Jangan tertipu dengan tampilan nasi goreng yang begitu sederhana itu. Karena sekali Anda mencoba nasi goreng buatan Widi ini, Anda akan merasakan gurihnya teri yang bertebaran di sekumpulan nasi yang memiliki warna menggoda itu. “Nasi goreng teri ini adalah menu baru Buku Kafe,” jelas Widi.
Ya, Buku Kafe pada tiap tahunnya selalu mengeksplor menu hariannya itu. “Awalnya itu adalah masukan dari pelanggan kita yang meminta menu variasi, dan ternyata itu sangat usul yang bagus dan sangatmengasyikan,” papar pria yang juga mempunyai hobi memasak. “Dan kedepan kita mau memanjakan pelanggan kita dengan menu Dimsum,” bisik Widi menggoda.
ZOE, Surga Penggila Komik
Kafe buku yang memiliki warna dominant merah dan hitam ini memang unik. Saat memasuki pintu muka, Anda akan langsung disambut dengan hutan kecil buatan yang indah dan sejuk. Sehingga semilir angin pun tak segan-segan menyapa Anda dengan ramah ketika Anda bertandang kesana. Menurut Erman pemilik Zone Of Editainment, konsep bangunan semi terbuka ini memang sengaja diciptakan, mengingat di Jakarta memang tidak mempunyai taman bacaan. “Dan ternyata respon masyarakat bagus,” ujar lelaki yang pernah terjun ke dunia kontraktor.
Selain mengusung konsep taman baca, ada satu hal yang menjadi nilai jual kafe buku yang juga mempunyai cabang di kota peyem ini. Komik!. Yap, ZOE merupakan kafe buku yang hampir semua koleksi bukunya adalah komik. Baik komik yang populer pada tahun 1970-an, seperti serial Si Buta dari Goa Hantu karya Ganes TH, karya-karya Yan Mintaraga, sampai komik-komik impor keluaran Marvel dan DC, seperti karya-karya Tony Wong, hingga komik manga (Jepang) yang mendominasi pasaran saat ini.
Itulah sebabnya nama awal ZOE adalah Komic Corner. “Tapi, setelah kami juga merambah ke koleksi buku sains dan ilmu dasar pengetahuan lainnya, kami mengganti nama menjadi ZOE, Zone of Edutainment,” terang Erman yang siang itu baru saja mendapat pesanan komik asterik ke kota Yogyakarta.
Menurut Public Relection ZOE, Utami Aditya, ada lebih dari sekitar 7000 komik yang dapat dikoleksi. “Untuk manga sendiri saja hampir 5000 buku. Sisanya novel, dan bacaan ilmu pengetahuan lainnya,” ujar wanita yang akrab dipanggil Tami. “Kalau dipersentasekan, 70-40 persenlah,” potong Tami.
Menariknya, tak hanya buku yang dilahap oleh ZOE, kafe buku yang siap membuka cabang di kota hujan ini ternyata juga mempunyai koleksi film. “Para penggemar movie juga kami manjakan disini. Dari film anime, korea sampai box office kami hadirkan juga,” ujar Tami. “Jadi para pengemar anime, tidak hanya bisa membaca komik, tapi juga bisa menonton kartunnya,” tambah Tami yang sejak bulan kemarin agak kewalahan dengan permintaan sewa DVD anime Naruto.
Koleksi film anime ZOE, memang sama banyaknya dengan koleksi buku komik. Sayangnya, disini ZOE tidak mempunyai ruangan khusus untuk menonton anime yang kita sewa. “Itu juga dikeluhkan oleh para pelanggan kita sih, mungkin ke depan kami bisa merealisasirkan,” jelas Tami.
Mengingat para pelanggannya yang bisa menghabiskan waktu seharian di tempatnya guna membaca, maka Erman pun membuka kafe guna memanjakan para pelanggannya. “Awalnya para pelanggan kami menanyakan apakah ada yang menjual snack atau mie goreng di dekat sini. Karena mereka merasakan lapar setelah hampir seharian menghabiskan waktunya di sini,” kenang Erman.
Melihat lokasinya yang strategis, Erman pun tak main-main saat membuat menu kafe. “Karena pelanggan kami mayoritas adalah mahasiswa, maka kami menyajikan menu yang praktis, sehat, tapi juga pas dikantong,” ujar Erman. Dan salah satu menu andalan ZOE adalah Salmon Bennedict.
Tampilan ikan yang di import dari Norwegia ini memang menggemaskan. Lihat saja tampilan daging ikan yang direbus itu, benar-benar cantik karena beralas kentang yang dilebur oleh susu. Belum lagi langsung salmon itu langsung dilindas oleh telur ceplok. Uniknya disini, ikan salmon itu tidak dijamah oleh bumbu. Tapi dengan cocolan saos barbeque, rasa gurih langsung melumeri lidah Anda. Tak ayal, menu ini selalu sold out.
Ada lagi menu jagoan kafe ZOE. Sebuah iga sapi manis yang mempunyai nama, Zoe Red Hot Ribs. Daging yang dilahap dengan cocolan saos babeqeu ini sangat empuk. Sedikit manis karena sedikit dilumeri madu. Dan nilai plus tampilan menu ini adalah sate potongan paprika yang berwarna-warni. Dan sebatang roti panjang yang seakan siap menantang dunia.
Bila menyinggung dessert, Tami pun memperkenalkan Creeme Brulee. Tampilannya memang sederhana, tapi rasanya benar-benar tak bisa diungkapkan. Cream yang dimix oleh kuning telur dan gula itu manis menyatu dalam satu. Rasa manis disini pun tidak memiliki rasa legit yang terlalu. Mungkin karena proese masak Creeme Brulee ini dibakar dengan pas ya? Dan menyantap Creem Brulee sembari membaca manga, Ya pas juga lah!! (riska)
Tuesday, December 30, 2008
hati wanita?
Sedalam-dalamnya lautan masih bisa diselami, tapi dalamnya hati siapa yang tahu. Kita hampir tahu semua kalimat itu, bahwa kalimat tersebut seringkali diucapkan sebagian orang untuk menilai seseorang. Dalam hidup memang hati menjadi pengendali segala perbuatan. Dari hatilah semua keinginan itu muncul untuk dilahirkan. Dari hati juga prilaku manusia ditentukan.
yup!like rose dawson said, "hati wanita tak ubah seperti dalamnya lautan", even more!!!!!!!
desember 30, 2008
yup!like rose dawson said, "hati wanita tak ubah seperti dalamnya lautan", even more!!!!!!!
desember 30, 2008
Subscribe to:
Posts (Atom)
Rizal Mantovani Sukses Kemas Perjalanan Spiritual Musisi Legenda dalam Film Biopik, Chrisye!
Dapat bermain dalam sebuah film biopik tentunya merupakan satu kebanggaan tersendiri bagi seorang aktor. Bagaimana tidak, memerankan sos...
-
Akal Sehat!! begitu Dahlan Iskan menyebutnya. adalah sebuah kolom Radar Surabaya yang bisa tiap hariku jumpa dan kubaca bila ku mampir ke me...
-
... minggu siang ini aku tak banyak melakukan aktivitas. hanya menonton kungfu panda untuk yang kali ketiga dan film slamdunk yang sudah lam...
-
Aku rindu lelaki tua itu.. Keadaannya yang kurang sehat itu membuat nafasku tercekik. Mungkin di siang hari aku bisa melupakannya barang se...






















